Tribun Kaltim Hari Ini
GratisPol Bukan Sekadar Beasiswa, Wagub Kaltim Seno Aji: Ini Pendidikan Gratis tanpa Diskriminasi
GratisPol bukan sekadar beasiswa, Wagub Kaltim Seno Aji: Ini pendidikan gratis tanpa diskriminasi.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Rita Noor Shobah
Ia menegaskan bahwa pembangunan Kaltim tidak semata difokuskan pada aspek fisik dan ekonomi, namun lebih dari itu, diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat.
"Visi yang kami usung bukan sekadar retorika. Ini adalah panduan strategis yang mengarahkan pembangunan untuk mensejahterakan manusia Kalimantan Timur," tegas Seno Aji.
Menurutnya, keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur menjadi tantangan sekaligus peluang besar yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Oleh karena itu, visi RPJMD 2025–2029 diarahkan agar pembangunan di Kalimantan Timur mampu menjamin masyarakat yang sejahtera dan bahagia.
Seno Aji menuturkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah harus dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai bagian dari kebijakan strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meluncurkan dua program unggulan yang telah dimasukkan dalam draf RPJMD dan saat ini tengah dievaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri.
Fokus utama
Program GratisPol meliputi pendidikan gratis bagi pelajar dan mahasiswa dari tingkat SMA, SMK, MA hingga perguruan tinggi S1, S2, dan S3, baik di institusi negeri maupun swasta.
"Ini mencerminkan bahwa kami sangat mengharapkan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur," ujar Seno Aji.
Ia menekankan bahwa kebijakan ini bersifat inklusif dan tidak diskriminatif.
Semua anak-anak di Kalimantan Timur, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, suku, agama, maupun prestasi akademik, berhak menikmati pendidikan gratis.
Seno Aji juga mengungkapkan bahwa saat ini baru sekitar 20 persen penduduk Kalimantan Timur yang menempuh pendidikan tinggi (S1).
Dengan adanya program GratisPol, diharapkan persentase tersebut meningkat signifikan, khususnya dalam menyambut berfungsinya Ibu Kota Negara di wilayah tersebut pada tahun 2028, sebagaimana telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Seno Aji Beberkan Program Gratispol Kaltim Targetkan Partisipasi Pendidikan Tinggi Lampaui 60 Persen
Angka Partisipasi
Sementara Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengungkapkan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi di Kalimantan Timur masih sangat rendah, hanya sekitar 20 persen, jauh di bawah rata- rata nasional yang mencapai sekitar 32 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250530_Tribun-Kaltim-hari-ini-gratispol.jpg)