Salam Tribun
Sekolah Rakyat Kurang Merakyat
SALAH satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan gratis.
Penulis: Sumarsono | Editor: Briandena Silvania Sestiani
Acaranya dengan mensosialisasikan program Sekolah Rakyat ini secara masif, sehingga ada masyarat lapisan bawah lebih paham. Melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, perencanaan, dan pelaksanaan program pendidikan.
Serta meningkatkan manfaat Sekolah Rakyat dengan meningkatkan kualitas pendidikan, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan meningkatkan kualitas hidup.
Dengan demikian, Sekolah Rakyat dapat menjadi lebih merakyat dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.
Mengutip pernyataan Ketua Komisi X DPR RI Hetifah, program Sekolah Rakyat diharapkan dapat meningkatkan upaya pemerataan pendidikan dan ekonomi bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur.
Termasuk menyeimbangkan wacana sekolah Unggulan Garuda yang disiapkan untuk siswa yang berprestasi.
Berbagai ide baru yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat, tentu harus menjadi perhatian untuk dapat dicermati, sehingga implementasinya nanti sesuai dengan apa yang dicita-citakan.
Tapi prinsipnya, niatan bagus pemerintah membuka akses pendidikan seluas-luasnya untuk masyarakat khususnya pra-sejahtera mesti didukung. Namun, terpenting semua sekolah, termasuk Sekolah Rakyat memiliki kualitas yang bagus.
Mari kita kawal program Sekolah Rakyat. Keberadannya harus benar-benar bisa bermanfaat bagi masyarakat tidak mampu atau miskin yang berhak mendapatkan layanan pendidikan.
Jangan sampai Sekolah Rakyat diisi anak-anak dari kalangan masyarakat mampu atau ada kepentingan politik tertentu. (*)
Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250414_Sumarsono-Pemimpin-Redaksi-Tribun-Kaltim.jpg)