Berita Kalsel Terkini
2 Pemicu Dominan Penyulut Kekerasan di Kalimantan Selatan, Polda Kalsel Beber Ada Kenaikan
Terungkap, inilah 2 pemicu dominan penyulut kekerasan di Kalimantan Selatan. Pihak Polda Kalsel beber datanya
Survei Prevalensi Penyalahgunaan NAPZA 2021–2022 dari BNN memperlihatkan sekitar 3,3 persen penduduk dewasa Indonesia pernah mengonsumsi alkohol secara berlebihan.
Data Polri juga mencatat banyak tindak pidana kekerasan berat terjadi dalam kondisi pengaruh alkohol, walau tidak selalu tertulis secara detail dalam laporan kriminal.
Tren kekerasan akibat miras pun tercermin dalam berbagai kasus tragis.
Terkait tewasnya 3 pemuda subuh tadi, Kapolresta Banjarmasin Kombes Cuncun Kurniadi, melalui Kasat Reskrim AKP Eru Alsepa, membenarkan bahwa insiden berdarah itu bermula dari pesta minuman keras kelompok pemuda tersebut.
Diduga pengaruh alkohol membuat suasana cepat memanas, berujung cekcok, kemudian berubah menjadi perkelahian brutal menggunakan senjata tajam.
“Benar, telah terjadi perkelahian yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Dua meninggal di tempat, satu meninggal saat mendapat perawatan medis. Pelaku utama berinisial SL sudah kami amankan, dan masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Eru.
Informasi di lapangan menyebutkan pelaku sempat melarikan diri ke kawasan Trantang sebelum berhasil ditangkap petugas tak lama setelah kejadian.
Polisi kini mendalami apakah ada pihak lain yang terlibat dan mencari barang bukti, termasuk senjata tajam yang digunakan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tragedi Maut 3 Pemuda Tewas di Banjarmasin, Ini 5 Alasan Miras Jadi Pemicu Pembunuhan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.