Berita Internasional Terkini
Sempat Tertunda Perang Iran, Benjamin Netanyahu Segera Diadili Pekan Ini, Daftar Kasus PM Israel
Sempat tertunda imbas perang Iran, Benjamin Netanyahu bakal segera diadili pekan ini. Berikut daftar kasus Perdana Menteri Israel
Ia beralasan bahwa sidang yang berlarut-larut telah memicu perpecahan sengit di masyarakat dan memperparah keretakan politik, sehingga merugikan stabilitas dan keamanan nasional.
Benjamin Netanyahu juga mengkritik persyaratan pengadilan yang mewajibkannya bersaksi tiga kali seminggu, yang disebutnya sebagai hal yang "mustahil".
Desakan pengampunan tidak hanya datang dari dalam negeri.
Presiden AS Donald Trump secara langsung meminta Herzog memberikan grasi kepada Netanyahu saat berpidato di parlemen Israel, yang kemudian diikuti dengan surat resmi.
Tak lama berselang, pengacara Netanyahu juga resmi menyerahkan permohonan tersebut.
Kantor Presiden Herzog mengonfirmasi telah menerima permohonan tersebut.
"Ini adalah permintaan luar biasa yang membawa implikasi signifikan.
Setelah menerima semua pendapat yang relevan, presiden akan mempertimbangkan permintaan tersebut secara bertanggung jawab dan tulus," demikian pernyataan resmi tersebut seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com.
Hingga kini, belum ada keputusan atas permohonan grasi tersebut, dan proses hukum kasus korupsi terhadap Netanyahu tetap berlanjut di pengadilan.
Kasus ini turut memperkuat polarisasi di Israel, di mana pendukung Netanyahu menilai sidang ini bermotif politik, sementara penentangnya memandangnya sebagai uji kebebasan peradilan.
Catatan Politik
Sebagai perdana menteri dengan masa jabatan terlama dalam sejarah Israel (lebih dari 18 tahun sejak 1996), Benjamin Netanyahu sebelumnya juga menuai kritik besar atas wacana reformasi peradilan yang digulirkannya pada akhir 2022.
Wacana tersebut memicu gelombang protes besar sepanjang 2023 yang mereda setelah pecahnya perang Gaza pada Oktober 2023.
Meski disibukkan dengan proses hukum dan krisis keamanan regional, pemimpin Partai Likud tersebut menyatakan niatnya untuk kembali mencalonkan diri dalam pemilihan umum yang dijadwalkan sebelum akhir 2026.
Baca juga: AS dan Israel Sudah Tidak Sejalan, Trump Klaim Sering Peringatkan Netanyahu dalam Konflik di Iran
(*)
Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram
| 4 WNI Disandera Perompak Somalia, Pengamat Sebut Rumit Karena Ada Kapal Tanker Angkut Minyak |
|
|---|
| Alasan UEA Keluar dari OPEC 1 Mei 2026 dan Dampaknya bagi Industri Minyak Global |
|
|---|
| Thailand Siapkan Alternatif Selat Malaka, Genjot Proyek Land Bridge Rp532 Triliun |
|
|---|
| Ingin Gulingkan Netanyahu di Pemilu, Dua Mantan PM Israel Berkoalisi Bentuk Partai Baru |
|
|---|
| PBB Peringatkan soal Krisis Pangan Global yang Dipicu Panas Ekstrem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260315_Benjamin-Netanyahu_PM-Israel_rumor-kematian_video-diduga-AI.jpg)