Iran Vs Amerika Memanas
100 Hari Perang AS–Iran: Dampak Ekonomi Global, Pasar Saham, dan Harga Minyak
Perang AS–Iran yang telah berlangsung 100 hari memicu volatilitas besar di pasar keuangan global, terutama sektor energi dan obligasi.
Direktur Pelaksana Kingswood Group, Paul Surguy mempertanyakan, apakah pasar telah menjadi mati rasa secara kolektif terhadap perang global.
“Yang kita lihat adalah dukungan terhadap perang di AS berada pada titik terendah sepanjang masa, pendanaan militer berada pada titik tertinggi sepanjang masa, dan kedua belah pihak jelas-jelas mencari jalan keluar yang menyelamatkan muka," ujar dia.
"Hal ini, dan bukan situasi saat ini, kemungkinan besar akan berdampak pada harga minyak dalam jangka panjang. Tidak ada yang ingin berada di sini dalam enam bulan ke depan,” tutup dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
| Trump tak Akan Cairkan Aset Iran, Minta Kesepakatan Damai Didahulukan, Teheran: Ini Uang Kami |
|
|---|
| Israel Diduga Makin Gencar Mata-matai Pejabat AS, DIA Waspadai Spionase Agresif |
|
|---|
| Survei 100 Hari Perang Iran: Mayoritas Warga AS Nilai Konflik Lebih Merugikan daripada Menguntungkan |
|
|---|
| Dampak Perang Iran Mulai Dirasakan, Mayoritas Warga AS Nilai Lebih Banyak Bawa Dampak Negatif |
|
|---|
| Perang AS-Iran Kian Panas, Drone Iran Ditembak Jatuh hingga Serangan Balasan ke Kuwait dan Bahrain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260528_Perang-iran.jpg)