Jumat, 12 Juni 2026

Opini

Menjalankan Amanah Sebagai Koordinator Widyaiswara

Musyawarah Widyaiswara BPSDM Kaltim menetapkan kepengurusan baru 2026 demi penguatan kualitas pelatihan ASN

Tayang:
HO/PRIBADI
MENJALANKAN AMANAH - Dr. Drs. Moh. Jauhar Efendi, M.Si., CH.Ps, Koordinator Widyaiswara. (HO/PRIBADI) 

Oleh: Dr. Drs. Moh. Jauhar Efendi, M.Si., CH.Ps, Koordinator Widyaiswara

Awal Desember 2025, tepatnya tanggal 1 Desember 2025, disepakati dilakukan musyawarah pemilihan Koordinator Widyaiswara. Tradisi agenda musyawarah tahunan ini sudah cukup lama dilakukan. Mungkin  sejak berdirinya Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), hingga berubah nomenklatur menjadi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim.

Sebelum agenda musyawarah, diawali dengan laporan  pertanggungjawaban kepengurusan lama (periode 1 Januari - 31 Desember 2025). Jadi masa kepengurusan Koordinator Widyaiswara atau Korwi itu mengikuti kalender penanggalan umum.

Tahun 2025, kepengurusan dipimpin seorang Widyaiswara Ahli Madya, Hj. Zuhriah. Sarjana Peternakan jebolan Unhas, Makassar, Tahun 1997. Sahabat saya ini tidak pernah terjun langsung bekerja di sektor peternakan setelah lulus S1, karena dapat beasiswa dari World Bank untuk melanjutkan S2 nya di bidang studi Ekonomi Sumberdaya di almamaternya, yaitu Unhas Tahun 1998, dan lulus tahun 2000. Ia menjadi CPNS Tahun 2002, diangkat sebagai Widyaiswara Ahli Pertama Tahun 2005.

Saat ini Zuhriah merupakan salah satu aset yang luar biasa bagi BPSDM mapun kawan-kawan Widyaiswara.

Spesialis keahliannya di bidang penyusunan jadwal pelatihan. Apalagi kalau sangat banyak agenda pelatihan  yang harus berjalan secara pararel, baik agenda pelatihan lingkup Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota.

Baca juga: Menertawakan Diri Sendiri - Bagian 1

Perawakannya sedang, kalau tidak boleh dikatakan kecil. Kecil-kecil cabe rawit. Ia dikenal sangat tegas, dan cenderung "ceplas ceplos". Apa adanya.  Sangat lugas. Tidak basa basi dan pejuang keadilan. Ia tipe pemimpin yang mau "take risk". Berani ambil resiko.

Pekerjaan menyusun jadwal pelatihan merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Memerlukan ketelitian dan pemahaman yang tinggi tentang kurikulum.  Bagaimana agar fasilitator atau pengampu materi tidak bertabrakan dengan agenda yang lain. Bagaimana mengatur dan menentukan siapa yang menjadi coach, siapa yang yang menjadi penguji?

Tidak kalah rumitnya tentang bagaimana menyusun jadwal dengan pola blanded (luring dan daring), blanded maksimal (lebih banyak daringnya) maupun pola daring sepenuhnya).

Pada Tahun 2025, kepengurusan widyaiswara, selain koordinator, juga dilakukan pemilihan Sekretaris Widyaiswara (Sekwi). Saat itu yang terpilih rekan Novi Satria,  Widyaiswara Ahli Pertama.  Novi yang jebolan Teknik  Elektro UGM, melanjutkan S2 bidang Ekonomi di Unmul. Pernah menjadi bankir dan pernah menjabat sebagai Kepala Cabang Bankaltimtara Sangatta, Kutai Timur. 

Walaupun masih muda, tetapi banyak pengalaman. Ia juga seorang dosen di sebuah PTS Balikpapan. Saya tidak pernah melihat dia marah. Kalau tertawa sangat "renyah" dan lepas. Tiada beban. Menggambarkan suasana kebahagiaan hatinya.

Baca juga: Menertawakan Diri Sendiri – Bagian 2

Terpilihnya saya sebagai Korwi saya anggap sebuah kecelakaan. Betapa tidak? Menjelang Batas Usia Pensiun (BUP), sebenarnya saya ingin santai, tidak banyak beban dan tanggung jawab.

Jujur sebenarnya saya ingin, sahabat saya Zuhriah masih bersedia dipilih kembali, dan saya bersedia menjadi salah satu "Tim Suksesnya" untuk melakukan "pendekatan". Menggalang suara. 

Saya rasa itu sah-sah saja. Tidak ada aturan yang dilanggar. Apalagi tidak ada upaya "politik uang". Justru penginnya  semua mau menghindar. Istilahnya "mau memilih, tapi tidak mau dipilih".

Nah saat mau pemilihan, saya dengan lantang mengatakan, "Saya bersedia jadi Korwi asal Tahun 2026".  Nah ini yang disebut dengan "slip of the tounge". Maksud saya tahun 2027. Karena Januari Tahun 2027, saya sudah purna tugas. Jadi hal itu sesuatu yang mustahil (tidak memungkinkan). Tetapi apa lacur. Ibarat "senjata makan tuan". Apa yang sudah saya ucapkan, menurut kawan-kawan tidak boleh ditarik kembali. Maka secara aklamasi terpilihlah saya sebagai Korwi. "Pemilihan yang tercepat sepanjang sejarah pemilihan Korwi", kata Mas Yoyok dan kawan-kawan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved