OPINI
Kartini Masa Kini: Ketika Perempuan Memilih Berdiri di Atas Kakinya Sendiri
Jika dahulu Kartini memperjuangkan akses pendidikan bagi perempuan, maka perempuan masa kini menghadapi tantangan yang berbeda
Namun saya memilih untuk tidak berhenti.
Saya terus melangkah, dengan segala keterbatasan yang ada.
Saya belajar, bekerja, berjuang, dan jatuh berkali-kali.
Hingga akhirnya, perjalanan itu membawa saya menyelesaikan pendidikan hingga jenjang doktor (S3), menjadi dosen, konsultan pendidikan, dan terlibat dalam berbagai ruang pengabdian.
Baca juga: Kartini Belum Menang! Kampus Masih Belum Aman dari Kekerasan Seksual
Perjalanan ini bukan tentang siapa yang paling kuat, tetapi tentang siapa yang tidak menyerah.
Di tengah perjalanan itu, saya juga belajar satu hal penting: Perempuan tidak bisa berjalan sendiri.
Kita membutuhkan ruang yang saling menguatkan.
Terlalu lama perempuan dihadapkan pada kompetisi yang tidak sehat—dibandingkan, dihakimi, bahkan dijatuhkan oleh sesamanya.
Padahal, ketika perempuan saling mendukung, akan lahir kekuatan yang jauh lebih besar.
Kita butuh lebih banyak perempuan yang saling menguatkan, saling membuka jalan, dan saling percaya.
Karena dari situlah akan tercipta ekosistem yang sehat—di mana perempuan berani bermimpi tanpa takut dihakimi, dan berani melangkah tanpa merasa sendiri.
Hari ini, makna Kartini tidak lagi sekadar tentang “kesetaraan”, tetapi tentang keberanian untuk berdiri.
Berdiri di atas kemampuan sendiri. Berdiri dalam pilihan hidup sendiri. Dan berdiri untuk memberi dampak bagi sekitar.
Baca juga: 20 Ucapan Selamat Hari Kartini 2026 yang Menyentuh Hati dan Link Twibbon Gratis
Perempuan hari ini bukan hanya bagian dari perubahan—tetapi pencipta perubahan itu sendiri.
Untuk setiap perempuan di mana pun berada, percayalah: kamu tidak harus menunggu sempurna untuk memulai.
Mulailah dari apa yang kamu punya. Bangun kemandirianmu, asah kemampuanmu, dan terus bergerak meskipun pelan.
Karena ketika perempuan berdaya, keluarga akan kuat.
Ketika keluarga kuat, masyarakat akan tumbuh.
Dan ketika itu terjadi, bangsa akan maju.
Selamat Hari Kartini.
Saatnya perempuan tidak hanya bermimpi, tetapi juga berdiri, melangkah, dan menginspirasi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260421_Dr-Linda-Fauziyah-Ariyani-SPd-MPd.jpg)