Demo di Kalimantan Timur
LBH Samarinda Laporkan Dugaan Represifitas Aparat, Minta Kapolresta Minta Maaf ke Publik
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Samarinda laporkan dugaan represifitas aparat, Senin (8/9/2025). Minta Kapolresta Samarinda minta maaf ke publik.
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Lebih jauh, pria asal Manggarai Barat, Flores, NTT yang juga Ketua DPD FERARI Kaltim itu berharap selain upaya penangguhan penahanan, kepolisian dapat mengeluarkan SP3 untuk kliennya.
Ia juga menegaskan akan menempuh jalur praperadilan bila ditemukan pelanggaran prosedural dalam penangkapan maupun penetapan tersangka.
“Tapi besar harapan kami bahwa pihak kepolisian untuk bisa nanti kemudian setelah penangguhan, bisa mengeluarkan SP3. Itu harapan daripada kami, harapan keluarga, harapan daripada organisasi-organisasi yang menaungi adik-adik ini,” pungkas Paulinus. (Gregorius Agung Salmon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250809-Kapolresta-dan-LBH-Samarinda-01.jpg)