Jumat, 24 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Pemkot Samarinda Finalisasi WFH ASN, Fokus Efisiensi Energi dan Pengurangan Emisi

Pemkot Samarinda segera finalisasi WFH ASN, dengan fokus efisiensi energi, pengurangan emisi, dan pengawasan digital

HO/Humas Pemkot Samarinda
FINALISASI WFH SAMARINDA - Suasana rapat pembahasan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda. Walikota Samarinda, Andi Harun, memimpin pembahasan finalisasi skema penerapan WFH yang dijadwalkan mulai pekan depan, dengan fokus pada efisiensi energi, pengawasan digital, dan pengurangan emisi. (HO/PEMKOT SAMARINDA) 

Ringkasan Berita:
  • WFH ASN Samarinda mulai diterapkan pekan depan.
  • Pemkot siapkan dashboard monitoring berbasis digital.
  • Fokus pada efisiensi BBM, energi, dan pengurangan emisi.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan segera difinalisasi dalam waktu dekat. 

Setelah melalui serangkaian pembahasan, keputusan akhir dijadwalkan pada Jumat mendatang (10/4/2026), dengan rencana pelaksanaan dimulai pekan depan.

Walikota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah masih melakukan penghitungan dan pemetaan perangkat daerah yang akan menerapkan WFH maupun yang tetap bekerja dari kantor (Work From Office/WFO).

“Karena kita masih menghitung perangkat-perangkat mana saja yang akan melakukan WFH dan yang akan melakukan WFO. Tapi kita sudah sepakat harinya hari Jumat, pelaksananya mulai minggu depan lagi, cuma rinciannya nanti tunggu hari Jumat,” ujarnya usai rapat pembahasan kebijakan WFH, Rabu (7/4/2026).

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat yang harus diikuti oleh pemerintah daerah.

Baca juga: Perjuangan Borneo FC ke Papan Atas, Latihan di Surabaya dan Tiket Pulang Samarinda Capai Rp5 Juta

“Ya harus dong kita ikuti perintah,” tegasnya.

Sistem Monitoring dan Pengawasan Digital

Dalam implementasinya, Pemkot Samarinda juga tengah menyiapkan sistem pengawasan berbasis digital melalui dashboard monitoring.

Sistem ini akan digunakan untuk mengukur berbagai indikator, termasuk efisiensi energi dan dampak lingkungan dari penerapan WFH.

“Kita lagi bikin dashboard monitoring, termasuk menghitung berapa penghematan BBM sebelum dan sesudah WFH, pengurangan emisi, kemudian pengurangan beban listrik,” jelasnya.

Sistem ini diharapkan mampu memberikan data yang akurat sebagai bahan evaluasi kebijakan secara berkala, sekaligus memastikan kinerja ASN tetap terpantau meski bekerja dari rumah.

Baca juga: Unjuk Rasa di Markas Korem 091/ASN Samarinda Memanas, Massa Goyang Pagar dan Bakar Ban 

Tiga Dasar Utama Kebijakan

Lebih lanjut, Andi Harun mengungkapkan terdapat tiga dasar utama yang melandasi kebijakan WFH di Samarinda, yang tidak hanya berorientasi pada pola kerja, tetapi juga pada isu energi dan lingkungan.

Pertama, sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan ketahanan energi dari pemerintah pusat. Kedua, dalam rangka efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Ia menambahkan, efisiensi tersebut tidak hanya menyasar penggunaan kendaraan dinas, tetapi juga kendaraan pribadi ASN di lingkungan Pemkot.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved