Berita Samarinda Terkini
Anggota DPD RI Andi Sofyan Hasdam Soroti Lapas Samarinda Over Kapasitas, Sebut Tak Manusiawi
Kondisi Lapas Kelas IIA Samarinda yang mengalami over kapasitas disorot DPD RI hingga dinilai tidak manusiawi.
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Ketua Komite I DPD RI bidang Pemerintahan, Pemilu, dan Pertanahan, Andi Sofyan Hasdam, menyoroti kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda yang mengalami over kapasitas hingga dinilai tidak manusiawi.
Dalam kunjungan advokasi lapangan, Kamis (9/4/2026), mantan Walikota Bontang itu mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi blok hunian yang sempit dengan jumlah warga binaan yang sangat padat.
"Terus terang saya sedih melihatnya. Ruangan-ruangannya kecil sekali dengan jumlah orang sebanyak itu, saya tidak bisa bayangkan bagaimana mereka tidur. Ini adalah bagian dari kesejahteraan masyarakat. Mereka ke sini bukan sekadar dipenjara, tapi dimasyarakatkan dan dibina agar saat keluar nanti bisa diterima kembali oleh masyarakat," ungkapnya kepada Tribunkaltim.co saat ditemui di Lapas Kelas II A Samarinda pada Kamis, (9/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana di lapas.
Baca juga: 37 Warga Binaan Lapas Samarinda Terima Remisi Khusus Natal
Andi Sofyan Hasdam hadir didampingi anggota DPD RI asal Kalimantan Selatan, Muhammad Hidayatullah.
Meski suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh keakraban, di mana ia sempat berbaur serta bercanda dengan warga binaan, kondisi lapas tetap menjadi sorotan utama.
Ia bahkan sempat menguji wawasan kebangsaan para warga binaan, mulai dari hafalan Pancasila, UUD 1945, hingga melontarkan candaan ringan yang disambut antusias.
Namun di balik suasana tersebut, ia menilai kondisi over kapasitas di Lapas Kelas II A Samarinda sudah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan.
Baca juga: Atasi Kelebihan Kapasitas, Rutan Balikpapan Mutasi 52 WBP ke Lapas Samarinda
Temuan ini, termasuk kondisi serupa di Lapas Bontang yang disebut mencapai kelebihan kapasitas hingga 300 persen, akan dibawa dalam rapat kerja bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Jakarta.
Andi Sofyan Hasdam menegaskan, advokasi ini bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan lapas baru di Samarinda dengan lahan yang lebih luas.
"Harapan kita, Lapas baru nanti cepat terbangun. Dengan lahan yang luas, pembinaan akan jauh lebih baik. Senin depan kami juga akan melakukan kunjungan kerja ke Kanwil Pemasyarakatan untuk membahas isu nasional terkait over capacity ini," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Samarinda, Yohanis Varianto, menyambut baik kunjungan tersebut.
Baca juga: 740 Warga Binaan Lapas Samarinda Didominasi Kasus Narkoba
Ia berharap, kehadiran anggota DPD RI dapat memperkuat dorongan kebijakan terkait relokasi lapas.
"Kami sangat bersyukur Pak Andi Sofyan Hasdam hadir melihat langsung situasi di sini. Semoga beliau dapat mendukung program ke depan, terutama terkait relokasi Lapas yang sebelumnya sudah kami koordinasikan dengan Bapak Walikota Samarinda dan pihak kementerian," tuturnya. (*)
| Turun di Bawah Target Nasional, Angka Stunting Samarinda 17,13 Persen |
|
|---|
| Soal Rehabilitasi Balaikota Samarinda Rp17,5 Miliar, Andi Harun Sebut Anggaran Tergolong Hemat |
|
|---|
| Pastikan Kios Pasar Pagi Terisi, Disdag Samarinda Alihkan Puluhan Lapak ke Pedagang yang Lebih Layak |
|
|---|
| Warga Samarinda Serbu Pasar Murah Pertamina, Sembako Rp211 Ribu Cuma Rp30 Ribu |
|
|---|
| Cegah Praktik Permainan Kios, DPRD Samarinda Desak Disdag Transparan Data Pedagang Pasar Pagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260409_Kondisi-Lapas-Samarinda-yang-over-kapasitas-disorot-DPD-RI.jpg)