Kondisi Asrama Mahasiswa Kaltim se-Indonesia Rusak Parah, DPRD Berharap Perhatian Pemprov

Terungkap, kondisi asrama mahasiswa Kaltim di berbagai daerah tak terawat dan rusak parah, sekalipun masih dihuni mahasiswa yang menempuh pendidikan.

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto | Editor: Doan Pardede
Tribunkaltim.co / Cornel Dimas
Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Agus Suwandy. 

Kondisi Asrama Mahasiswa Kaltim se-Indonesia Rusak Parah, DPRD Berharap Perhatian Pemprov

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Agus Suwandy mengungkapkan kondisi mengenaskan yang menimpa asrama Mahasiswa Kaltim di sejumlah daerah.

Ia mengungkapkan kondisi asrama mahasiswa Kaltim tak terawat dan rusak parah, sekalipun masih dihuni putra-putri Kaltim yang menempuh pendidikan.

"Laporan yang masuk ada 16 asrama yang tersebar di Indonesia rusak. Ada tiga 3 asrama di Malang, 1 di Surabaya, 2 di Yogyakarta, 2 di Bandung, 2 di Jakarta, serta satu asrama di Banjarmasin dan Makassar. Hampir semuanya tidak layak bahkan ada yang rusak parah. Laporan ini kami terima tahun lalu," ungkap Agus di Samarinda Kalimantan Timur, Jumat (11/1/2019).

Tak Ada Izin Cuti, KPU Ingatkan Kepala Daerah Hati-hati Saat Acungkan Jari

Soal Teror Pimpinan KPK, Polisi Periksa Sesuatu yang Tertinggal dan Menempel di Bom Molotov

Ia menilai kerusakan yang terjadi pada asrama mahasiswa Kaltim itu akibat tidak lagi mendapat bantuan perawatan melalui APBD Kaltim.

Padahal bangunan tersebut dibangun dari APBD Kaltim dan merupakan aset Pemprov.

"Fasilitas di dalamnya belum memadai untuk sebuah mahasiswa milik Provinsi Kaltim. Untuk pembayaran PDAM dan listrik sudah tidak lagi menggunakan APBD," ujarnya.

Daftar 8 Tempat Paling Aneh dan Menakjubkan di Dunia, 2 di Antaranya ternyata Ada di Indonesia

Tempat Tidur Tidak Tersedia? Segera Akses Display Monitor Ketersediaan Tempat Tidur

Ia berharap Pemprov bisa segera bertindak memperhatikan asrama mahasiswa Kaltim.

Pihaknya mencatat biaya perbaikan asrama-asrama tersebut mencapai Rp 5 miliar.

"Itu kan jadi aset Pemprov. Kalau tidak membawa kebaikan bagi mahasiswa ya harus kita perbaiki. Minimal perhatian Pemprov harus ada, karena butuh perbaikan Rp 5 miliar," katanya.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor berjanji akan segera menindaklanjuti persoalan asrama Mahasiswa Kaltim.

"Tahun 2015 asrama milik Kaltim ada perubahan kebijakan mendapat bantuan listrik dan air bersih. Tahun 2017 tidak lagi, apa sebabnya? Kita akan cari tahu karena ini jadi beban mahasiswa di sana," tutur Isran.

Gubernur Kaltim, Isran Noor usai membuka Sunatan Massal di Gedung Sekretariat Ikatan Alumni Unmul, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (2/1/2019).
Gubernur Kaltim, Isran Noor usai membuka Sunatan Massal di Gedung Sekretariat Ikatan Alumni Unmul, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (2/1/2019). (TRIBUN KALTIM/CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO)

Tony Sucipto Hengkang, Skuat Juara Persib Bandung Tinggal 5 Pemain, Berikut Profilnya

Polsek Long Bagun, Mahulu Bantu Ibu Miskin, Ditinggal Suami Terjerat Kasus Narkoba

 

Disebut-sebut Pemprov terkendala Pergub Kaltim Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penghunian dan Pengelolaan Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur.

Pergub itu secara tidak langsung membuat Pemprov tak bisa menyalurkan APBD untuk pemeliharaan asrama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved