Program PBI BPJS Kesehatan Bantu Pasien Operasi Angkat Tumor Usus Besar, Non: Seluruh Biaya Gratis

Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan merasakan manfaat dari hadirnya BPJS Kesehatan dari pemerintah.

TRIBUNKALTIM.CO/ EVI ROHMATUL AINI
Non sedang mengelus perutnya yang agak bengkak pascaoperasi tumor usus besar di ruang tunggu Poliklinik Instalansi Rawat Jalan RSKD Dr Kanujoso Djatiwibowo 

TRIBUN KALTIM.CO, BALIKPAPAN - PBI BPJS Kesehatan Bantu Pasien Operasi Angkat Tumor Usus Besar, Non: Seluruh Biaya Gratis

Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan merasakan manfaat dari hadirnya BPJS Kesehatan dari pemerintah.

Salah satu penerima bantuan pemerintah, Non merasa bersyukur dengan adanya BPJS Kesehatan Ia bisa berobat secara gratis.

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan di Berau Hanya Untuk Pekerja dengan Gaji di Atas Rp 8 Juta

Iuran BPJS Kesehatan akan Naik, Begini Tanggapan Keluarga Pasien di Balikpapan

BRM Minta Pemkot Balikpapan Gratiskan Iuran BPJS Kesehatan Warga, Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD

Puskesmas Siap Jadi Mitra PRB BPJS Kesehatan

"Seluruh biaya gratis," ujarnya.

Hal itu disampaikan saat ditemui Wartawan Tribun Kaltim di ruang Poliklinik Instalansi Rawat Jalan RSKD Dr Kanujoso Djatiwibowo, Sabtu (5/10/2019).

Ia mengaku, jika tidak ada BPJS dari pemerintah mungkin dia tidak bisa mengangkat penyakit tumor usus besarnya.

"Mahal, apalagi harus operasi, jujur saya tidak mampu," imbuh ibu beranak 2 itu.

Penyakit yang sudah menggrogoti tubuhnya sejak tahun lalu itu baru dioperasi pada Selasa, 7/9/2019 lalu.

Kali ini dirinya datang kembali ke RSKD Dr Kanujoso Djatiwibowo untuk kontrol sekaligus membuka jahitan bekas operasi.

Wanita kelahiran Ambon mengatakan, awalnya Ia hanya mengeluhkan perutnya yang sakit.

Kemudian dia periksa di klinik dekat rumahnya, ia mengira hanya sakit maagnya kambuh.

Non pascaoperasi tumor usus besar, sedang duduk di ruang tunggu Poliklinik Instalansi Rawat Jalan RSKD Dr Kanujoso Djatiwibowo
Non pascaoperasi tumor usus besar, sedang duduk di ruang tunggu Poliklinik Instalansi Rawat Jalan RSKD Dr Kanujoso Djatiwibowo (TRIBUNKALTIM.CO/ EVI ROHMATUL AINI)

Namun hingga 2x berganti klinik hasilnya sama saja, lalu Ia disarankan dokter untuk periksa ke RSKD Dr Kanujoso Djatiwibowo.

"Setelah di sini (RSUD Dr Kanujoso Djatiwibowo) saya di USG, ternyata ada benjolan di usus besar saya, sekitar 0,7 gram," tambahnya sembari mengelus perutnya yang agak bengkak.

Selama pengobatan itu Ia memanfaatkan BPJS Kesehatan PBI yang diberikan pemerintah.

Ia berharap program ini tetap ada untuk membantu masyarakat kecil seperti dirinya.

"Kalau tidak ada itu (BPJS Kesehatan PBI) saya sudah nggak tahu nasib saya nanti gimana," tutupnya.

1.229 Tenaga Kontrak Masuk di PBI BPJS Kesehatan yang Ditanggung Pemkot Tarakan

Puji Astuti Ambil Formulir Maju Pilkada 2020 di Demokrat, Singgung Wacana BPJS Kesehatan Gratis

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Para Driver Transportasi Online Maxim Ikut Peserta Jaminan Sosial

Inisiatif Perisai BPJS Ketenagakerjaan Raih Apresiasi Innovation Recognition Award dari ASSA

(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved