Virus Corona

Jalankan PSBB, Anies Baswedan Kembali Terapkan Kebijakan yang Dikritik Jokowi dan Dibatalkan Luhut

Jalankan PSBB, Anies Baswedan kembali batasi transportasi umum, kebijakan yang dikritik Jokowi dan dibatalkan Luhut Binsar Pandjaitan

KOMPAS/RIZAL FATHONI
Kereta ringan (light rail transit/LRT) Jakarta rute Velodrome-Kelapa Gading memasuki Stasiun Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (25/2/2019). Kementerian Perhubungan menargetkan moda transportasi modern ini diuji coba pada akhir Februari lalu. Adapun perizinan diharapkan akan selesai pada akhir Maret ini. 

TRIBUNKALTIM.CO - Jalankan PSBB, Anies Baswedan kembali batasi transportasi umum, kebijakan yang dikritik Jokowi dan dibatalkan Luhut Binsar Pandjaitan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung membuat kebijakan turunan dari Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Anies Baswedan kembali membatasi operasional tarnsportasi umum selama masa PSBB akibat Virus Corona, atau covid-19, berlangsung.

Sebelumnya, kebijakan Anies Baswedan membatasi operasional MRT, LRT dan Transjakarta dikritik Jokowi, pun demikian dengan penghentian bus AKAP yang dibatalkan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, transportasi umum yang beroperasi di Ibu Kota akan dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 18.00 WIB.

Hal ini menyusul pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di DKI Jakarta, mulai Jumat (10/4/2020).

PSBB Berlaku, Anies Baswedan Paparkan Kondisi Jakarta 10 April, TNI - Polri Turun, 8 Usaha Tak Libur

Korban PHK Akibat Virus Corona Tak Perlu Berkecil Hati, Ini Link Dapatkan Insentif Pemerintah Jokowi

“Terkait transportasi umum di Jakarta akan dibatasi jumlah penumpang per kendaraan umum.

(Dibatasi) juga jam operasinya menjadi jam 06.00 WIB sampai jam 18.00 WIB,” ujar Anies Baswedan saat konfernsi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/4/2020) malam.

Dalam pelaksanaanya, kata Anies, pembatasan jam operasional itu berlaku untuk semua transportasi umum selama masa PSBB di Jakarta tanpa terkecuali.

“Ini berlaku untuk semua kendaraan umum yang beroperasi di Jakarta," ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved