Ramadhan

JNE Balikpapan Target Volume Pengiriman Barang Sama Seperti Tahun Lalu

JNE memastikan pelayanan pengiriman barang selama Ramadhan dan Idul Fitri tetap optimal, meskipun dilakukan pembatasan sosial seiring pandemi Covid-19

TRIBUNKALTIM.CO, HERIANI
Ilustrasi Warga berbelanja online menunjukkan paketnya. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - JNE memastikan pelayanan pengiriman barang selama Ramadhan dan Idul Fitri tetap optimal, meskipun dilakukan pembatasan sosial seiring pandemi Covid-19.

Diketahui, mengirim barang atau parsel menjelang Lebaran sudah menjadi tradisi di Indonesia. Dengan jasa layanan pengiriman barang, tradisi ini bisa dilakukan meski jarak antara pengirim dan penerima sangat jauh.

Tidak heran, volume pengiriman barang jelang Lebaran selalu mengalami peningkatan. Namun, apakah tren ini tetap berlaku selama pandemi covid-19?

Kepala PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir ( JNE ) Cabang Balikpapan, Adityo Putranto menjelaskan, sebelumnya tren pengiriman barang memang menunjukkan angka negatif.

"Memang ada penurunan volume pengiriman pada minggu-minggu awal terjadinya pandemi. Namun, penurunan yang terjadi tidak terlalu signifikan," ungkapnya.

Baca juga; Amerika Serikat Sesumbar Produksi Vaksin Virus Corona Lebih Cepat dari WHO, Indonesia Bikin Sendiri

Baca juga; Dua Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh, Salah Satunya Pasien Positif Corona Pertama di PPU

Baca juga; BREAKING NEWS Tiga Pasien di Nunukan Sembuh dari Virus Corona, 2 di Antaranya Eks Jamaah Tabligh

Namun, pengiriman barang kembali stabil pada awal April. Bahkan, pengiriman barang menunjukkan tren peningkatan.

"Di Balikpapan, pada akhir Maret atau awal April kembali normal dan stabil. Ada peningkatan tujuh sampai 10 persen dibanding awal pandemi di Balikpapan," ungkapnya.

Meski dihadapkan pandemi, JNE tetap optimis volume pengiriman bisa menyamai tren pada tahun-tahun sebelumnya, yakni sekira 30 persen. Hal ini mengingat adanya berbagai kebijakan yang membuat orang tidak dapat bepergian.

“Sejak awal JNE ini, tahun 2010, memasuki Ramadan adalah bulan kami panen. Peningkatannya bisa sampai 30 persen lebih dari sebelumnya. Tahun ini, kami targetkan 30 persen lagi. Namun jika tidak sampai 30 persen, 20 persen sampai 25 persen sudah alhamdulillah,” jelas dia.

Saat ini proses transaksi pengiriman melalui JNE masih berjalan normal. Utamanya parsel Lebaran. Hanya saja untuk pengiriman barang mengikuti kebijakan pemerintah.

"Kiriman barang atau paket parsel dipastikan meningkat. Tentunya dengan protokol ketat kami memastikan barangnya aman," pungkasnya.

Penulis: Heriani AM
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved