Bocah Kutim Diterkam Buaya
Cerita Pencarian Bocah Kutim yang Diterkam Buaya di Sungai Lembak, Hari ke-7 Jasad Masih Misterius
Tim penyelamat bocah Sekolah Dasar Kabupaten Kutai Timur yang disambar reptil luar buaya di sungai akhirnya proses pencariannya.
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Tim penyelamat bocah Sekolah Dasar di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, yang disambar reptil luar buaya di sungai akhirnya proses pencariannya harus dihentikan.
Sebagaimana dengan protokal yang ditetapkan atau protap mengenai pencarian orang hilang, yakni hanya 7 hari saja.
Pada hari ke-7 dilakukan evaluasi oleh para tim gabungan.
Sampai masuk hari ke-8 ini belum ditemukan tanda-tanda adanya jasad bocah Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur tersebut pada Kamis 21 Januari 2021.
Baca juga: Lompat dari Jembatan untuk Berenang di Sungai, Bocah SD di Bengalon Kutim Diterkam Buaya
Baca juga: KABAR DUKA 2 Warga Kutai Timur Meninggal Dunia Akibat Terpapar Covid-19, Dirawat Inap di RS Kudungga
Baca juga: Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang Kecewa, Vaksinasi Covid-19 di Kutai Timur Kaltim Ditunda
Baca juga: Program Kutim Cerdas, Baznas Bantu Pendidikan dari SD Sampai S1 di Kutai Timur
Semua tim dari Sangatta Utara telah kembali, salah satunya tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kutai Timur yang menerjunkan sebanyak 10 personel.
"Sesuai dengan protap 7 hari, kita harus evaluasi, kita sepakat dengan tim," kata Awang Nanta Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kutim, Kamis (21/1/2021).
Terdiri dari koramil yang di Bengalon, pos Lanal Muara Bengalon, Polairud Muara Bengalon, pihak pemerintah kecamatan, kemudian Damkar, kami sendiri BPBD, dan pemerintah desa," ucap
Tim penyelamat sudah dihentikan namun, masyarakat tetap menyisiri Sungai itu untuk mencari korban sampai 3 hari ke depan.
Baca juga: Pasar Tumpah di Kecamatan Sangatta Utara Kutim Bakal Segera Ditertibkan
Baca juga: NEWS VIDEO Kronologi Bocah Asal Selambai Melepakan Diri Dari Terkaman Buaya Berukuran 2,5 Meter
Baca juga: Kronologi Bocah Selambai Bontang Melepakan Diri dari Terkaman Buaya Berukuran 2,5 Meter
Baca juga: Kisah Bocah 12 Tahun Bertaruh Nyawa Lepaskan Diri dari Terkaman Buaya Ukuran 2,5 Meter
"Secara teknis yang sifatnya tim itu dihentikan, tapi di luar daripada itu tetap juga ada pengawasan dari masyarakat yang melakukan penyisiran lagi di Sungai Lembak itu, karena masyarakat juga merasa terpanggil," kata Awang
Tim penyelamat seperti BPBD saat ini melakukan pemantauan jarak jauh dan berkomunikasi dengan tim sebelumnya.
"Kami di sini juga memonitor, tidak secara di lapangan. Secara tekhnis dibubarkan tapi tetap ada pos berada di Desa Sepaso Timur, diambil alih oleh Kepala Desa Sepaso Timur tapi pihak kecamatan dan Koramil ikut memantau. Semoga 10 hari sudah ketemu," jawab Awang
Awang menyampaikan pihak keluarga dikabarkan sudah ikhlas tetapi, tetap ingin melihat jasad sang anak sehinga pencarian masih dilakukan oleh masyarakat.
"Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kami sudah menjelaskan pertimbangan terhadap tim pencari berkaitan dengan waktu dan lainnya," tuturnya.
Baca juga: Kepala Desa Santan Kukar Awasi Buaya Keliaran di Pemukiman Warga Saat Banjir
Baca juga: Sindikat Narkoba Kutai Timur Dibongkar Polisi, 3 Warga di Kutim Dijeblos ke Penjara
Baca juga: NEWS VIDEO Bukannya Takut, Buaya Muara Malah Dijadikan Mainan oleh Anak-anak di Makassar
Awang mengatakan proses pencarian masyarakat menyelam di Sungai Lembak dan terdapat pula 3 pawang dari tiga wilayah.
"Waktu itu ada tim penyelam juga dari masyarakat yang menyelam w sampai 3 kali, ada pawang juga dari Bontang,Sangkima, Bulungan. Semua upaya kita lakukan," ucapnya