Kamis, 9 April 2026

Virus Corona di Balikpapan

PPKM Mikro Efektif Tekan Kasus Covid-19, 155 RT di Balikpapan Zona Kuning

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro dinilai efektif menekan penyebaran kasus Covid-19.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Spanduk imbauan terkait PPKM Mikro di salah satu wilayah permukiman yang berada di Kota Balikpapan. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro dinilai efektif menekan penyebaran kasus Covid-19.

Berdasar data, dari total 1.684 RT di Balikpapan hanya 155 RT yang berada dalam zona kuning, selebihnya zona hijau atau tak ada kasus.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Covid-19 Kota Balikpapan, Zulkifli.

Baca juga: Truk Terparkir di Tepi Jalan Ring Road Samarinda, ketika Dicek Sopirnya Ditemukan tak Bernyawa

Baca juga: Dinas Perdagangan Instruksikan Pedagang Tempati Lapaknya di Dalam Pasar Pandan Sari Balikpapan

“Balikpapan sudah tidak ada zona orange. Jadi zona kuning ada 155 RT. Selebihnya hijau. Tidak ada kasus,” kata Zulkifli, Senin (8/3/2021).

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan tanda-tanda atau progres yang baik di tingkat RT untuk PPKM Mikro.

Apalagi PPKM Mikro ini memang ditujukan kepada lingkungan pemukiman. Konsepnya wajib mengetahui siapa saja warga yang terpapar.

“Penularan terjadi karena tidak tahu siapa yang terpapar, sehingga menularkan kemana-mana," katanya.

Baca juga: Areal Konsesi Milik PT MHU di Loa Kulu Kukar Diduga Digali Perusahaan Lain

Baca juga: Gunung Bugis tak Lagi Jadi Sarang Transaksi Narkoba, Polisi Endus Pergeseran Area di Balikpapan

Dengan adanya PPKM Mikro, setiap Satgas baik di tingkat RT, kelurahan, maupun kota saling bersama memperhatikan kasus penularan.

Setiap ada yang terpapar Covid-19 di lingkungan, data pasien isolasi celat dikirim. Kemudian dilakukan penindakan isolasi di Embarkasi, Wisma ataupun rumah.

Efektifnya PPKM Mikro juga bisa dilihat dari semakin longgarnya ruang isolasi dan Intensive Care Unit (ICU) di rumah sakit.

Seperti halnya hari ini, keterisian tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit hanya 50 persen.

Dari total 523 tempat tidru, terisi 276 bed saja, sehingga memiliki sisa 247. Begitu jga dengan ruang ICU.

Baca juga: UMKM di Kaltim Menunjukkan Arah Transformasi Digital yang Meningkat, Pasarkan Produk secara Online

Dari total 42 ruang ICU khusus paisen Covid-19, terisi 31 ruang, sementara 10 sisa ruang ICU masih kosong.

“Untuk kasus positif juga turun dari 800 menjadi 500 kasus pekan kemarin. Turunnya sekitar 27 persen,” ucapnya.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini/Editor: Samir Paturusi

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved