Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Kronologi 2 WNA Ditangkap di Nunukan, Imigrasi Usut Asal dan Pesantren Bekas Huniannya

Dua Warga Negara Asing (WNA) masih berstatus deteni di Imigrasi Klas II TPI Nunukan, Kalimantan Utara

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/FELIS
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, melalui Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Kasi Inteldakim), Reza Pahlevi. TRIBUNKALTARA.COM/F FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Dua Warga Negara Asing (WNA) masih berstatus deteni di Imigrasi Klas II TPI Nunukan, Kalimantan Utara.

Kedua WNA itu berinisial SR (37) dan SH (21), berjenis kelamin laki-laki.

Demikian disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, melalui Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Kasi Inteldakim), Reza Pahlevi, mengatakan kepada Tribunkaltim.co.

Baca juga: Kepala BKAD Nunukan Beberkan 30 Persen dari Rp 35 Miliar DID 2021 buat Bayar Insentif Nakes

Dua WNA yang ditangkap pihaknya memiliki kronologi dan tempat kejadian perkara yang berbeda.

SH merupakan WNA yang diduga berasal dari Malaysia.

Penangkapan SH dillakukan oleh Tim Koordinasi Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) di Sei Nyamuk pada Januari 2021.

Saat itu SH ingin melakukan penyeberangan secara ilegal melalui jalur yang dikenal dengan sebutan jalur samping yang ada di Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik.

Baca juga: Satu Ketua RT di Kelurahan Nunukan Barat Positif Narkoba, BNNK Anjurkan Rehabilitasi

Baca juga: 7 Kasus DBD Muncul di Nunukan, Alamat Pasien tak Sesuai KTP Jadi Kendala Medis PKM Sedadap

Tim PORA yang mengetahui hal itu langsung mendekati SH dan menanyakan identitasnya.

Tapi, SH hanya menunjukkan IC yang ia simpan dalam bentuk foto di Handphone miliknya.

Karena petugas kurang yakin, lalu dimintai identitas lainnya. Kemudian SH hanya menunjukkan surat keterangan cuti sekolah dari sebuah pesantren yang ada di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved