Breaking News:

Berita DPRD Samarinda

Perda Perumda Varia Niaga Disahkan, DPRD Samarinda Minta Pemkot tak Banyak Suntik Dana

Komisi II DPRD Samarinda menilai perubahan Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) menjadi perusahaan umum daerah

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik, menegaskan, Pemkot Samarinda tidak seharusnya memberi banyak suntikan anggaran buat perusahaan daerah, Jumat (26/11/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Komisi II DPRD Samarinda menilai perubahan Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) menjadi perusahaan umum daerah (Perumda) Varia Niaga.

Hal ini tentu tak lepas dari niat direksi yang baru untuk menjanjikan peningkatan pendapatan daerah Kota Samarinda.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik menjelaskan bahwa pada peraturan daerah (Perda) tentang Perumda Varia Niaga yang disahkan pada Kamis (25/11/2021) malam di ruang rapat paripurna DPRD Samarinda

Ada beberapa jenis usaha yang disesuaikan untuk dikembangkan oleh Perumda Varia Niaga Kota Samarinda nantinya.

Baca juga: DPRD Samarinda Minta Pemkot Segera Perbaiki Jalan-jalan Berlubang di Tengah Kota

Baca juga: Komisi III DPRD Samarinda Akan Tindaklanjuti Hasil Sidak di SPBU Terkait Antrean Truk Solar

Baca juga: Komisi III DPRD Samarinda Sebut Kunci Penanganan Banjir Ada di Sungai Karang Mumus

Salah satunya penambahan unit usaha yang kemungkinan dapat dikelola perusda tersebut seperti perparkiran, pelabuhan hingga produk-produk baru yang berpotensi untuk dikembangkan.

Rofik menyatakan seharusnya perusahaan bisa menjadi mesin pencetak uang bagi penerimaan pendapatan daerah.

Bukan justru menghabiskan anggaran APBD untuk operasional nya tanpa kontribusi PAD yang signifikan.

“Maka dengan perda ini kita akan sedikit sekali dalam mendukung anggaran kepada perumda, karena harusnya perumda berkontribusi kepada pemasukan daerah, buka menghabiskan uang APBD,” papar Rofik, Jum’at (26/11/2021).

Baca juga: Komisi II DPRD Samarinda Minta Pemkot Awasi Aktivitas Pedagang Tepian Mahakam Secara Intensif

“Kalau dari walikota menyampaikan kita memang urgensi dalam hal finansial, ada kegiatan dan program-program yang besar, namun pendapatan daerah nya tidak meningkat signifikan,” sebutnya.

Perda tentang Perumda Varia Niaga Samarinda ini menjadi salah satu perda yang disahkan bersama 7 Perda lainnya pada rapat paripurna di kantor DPRD kota Samarinda kamis malam lalu.

Peningkatan PAD dari berbagai sektor memang menjadi sorotan pemerintah kota di bawah kepemimpinan walikota Andi Harun saat ini.

Maka dari itu, selain efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran APBD, pemkot juga gencar mencari peluang peningkatan PAD terutama dari perusahaan daerah yang dimiliki.

Baca juga: Komisi III DPRD Samarinda Gelar RDP Soal Antrean Truk Solar, Pertamina Sebut Tak Ada Kurangi Pasokan

Maka melalui perubahan nama ini sebenarnya peleburan sektor bisnis PDPAU yang dulu disebutkan pergudangan dan aneka usaha.

Maka dengan nama Varia Niaga ini core bisnisnya tidak hanya di bidang pergudangan.

"Namun lebih bervariasi,” ungkap anggota dewan fraksi PKS tersebut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved