Apa Itu Nilai Tukar dan Kenapa Dollar AS Jadi Patokan? Cek Sejarah dan 10 Mata Uang Terendah di 2021
Sudah tahu apa itu nilai tukar mata uang, bagaimana sejarah dan mata uang mana saja yang terendah di tahun 2021? simak ulasannya di sini.
Sanksi dicabut sebentar pada tahun 2016 tetapi diberlakukan kembali dengan lebih keras pada tahun 2018.
Kemudian berlaku lagi pada tahun 2020.
Untuk 1 dollar AS, setara dengan 42.250 rial.
Adapun kode mata uang rial Iran adalah IRR.
3. Dong
Vietnam Dong Vietnam menempati peringkat ketiga sebagai mata uang terendah di dunia 2021.
Vietnam saat ini termasuk negara termiskin di dunia.
Namun, para pakar ekonomi terkemuka meyakinkan bahwa Vietnam berada di jalur yang benar dan akan segera menyusul negara-negara lain di Asia Tenggara.
Saat ini, 1 dollar AS nilainya setara dengan 22.693 dong Vietnam.
Kode mata uang dong Vietnam adalah VND.
4. Rupiah Indonesia
Di posisi keempat mata uang terendah di dunia 2021 adalah rupiah Indonesia.
Padahal Indonesia adalah salah satu negara kaya dari Asia Tenggara.
Meski ekonomi Indonesia tergolong stabil, namun nilai tukar rupiah masih sangat rendah.
Otoritas pengatur telah mencoba untuk memperbaikinya dengan mengeluarkan uang kertas baru pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100.000 untuk menggantikan uang kertas lama tetapi tidak berhasil.
Rupiah Indonesia masih menjadi salah satu mata uang terendah dan berharap untuk segera naik.
Kode mata uang rupiah Indonesia adalah IDR. Saat ini 1 dollar AS setara dengan Rp 14.526.
5. Som Uzbekistan
Negara Asia Tengah, Uzbekistan, menempati urutan kelima dalam daftar mata uang terendah di dunia.
Uzbekistan sendiri adalah Negara yang tidak terlalu kaya.
Namun, pada tahun 2018, banyak langkah regulasi diambil untuk mengangkat Som Uzbekistan dalam ekonomi global.
Meskipun sedikit berhasil dalam membantu pertumbuhan ekonomi, Uzbekistan masih memiliki jalan panjang untuk bersaing secara setara di pasar global.
Kode mata uang som Uzbekistan adalah UZS.
Saat ini, 1 dollar AS setara dengan 10.779.36 UZS
6. Leone Sierra
Leone Sierra Leone adalah salah satu negara termiskin di Afrika.
Leone Sierra Leone masuk dalam daftar mata uang terendah di dunia 2021.
Keributan sipil, perang, dan virus Ebola yang berulang membuat negara ini tidak fokus pada kemakmuran ekonomi. Belum lagi ditambah dengan pandemi Covid-19, membuat keadaan Negara ini menjadi lebih buruk.
Hal ini berkontribusi pada melemahnya nilai tukar Leone Sierra Leone.
Kode mata uang Sierra Leone Leone adalah SLL.
Saat ini 1 dollar AS setara dengan 11.122.00 SLL.
7. Franc Guinea
Afrika penuh dengan mineral yang sangat berharga, terutama di Guinea.
Namun, Negara ini masuk posisi ketujuh mata uang terendah di dunia.
Tingkat kemiskinan yang tinggi, masalah geng, dan inflasi, membuat Negara ini menjadi salah satu yang termiskin di dunia.
Kode mata uang franc Guinea adalah GNF.
Saat ini, 1 dollar AS setara dengan 9.512,22 GNF.
8. Kip Laos
Kip Laos, milik Laos di Asia Tenggara, jarang ditemukan.
Ini karena Kip Laos adalah satu-satunya mata uang terendah di dunia yang tidak mengalami devaluasi.
Kip Laos telah diterbitkan dengan harga yang sangat rendah kepada masyarakat pada masa kemerdekaannya tahun 1953.
Namun nilai mata uang ini terus meningkat secara bertahap. Kode mata uang kip Laos adalah LAK.
Saat ini, 1 dollar AS setara dengan 10.850.52 LAK.
9. Guarani Paraguay
Negara ini menempati posisi kesembilan mata uang terendah di dunia.
Meski negara ini dikenal sebagai pengekspor kedelai dan kapas, namun pendapatan yang diperoleh dari ekspor ini hampir tidak cukup untuk menutupi tingginya biaya impornya.
Kode mata uang guarani Paraguay adalah PYG.
Saat ini, 1 dollar AS setara dengan 6.831,49 PYG.
10. Riel Kamboja
Di posisi kesepuluh ada riel Kamboja yang termasuk mata uang terendah di dunia 2021.
Riel Kamboja bahkan tidak populer di kalangan orang Kamboja.
Penduduk setempat lebih suka melakukan pembayaran menggunakan dollar AS dan mata uang lain yang lebih kuat, sehingga mata uang tersebut semakin terdevaluasi.
Kode mata uang riel Kamboja adalah KHR.
Saat ini 1 dollar AS setara dengan 4.069.16 KHR.
Mengapa Dollar AS Digunakan Sebagai Mata Uang Dunia?
Apakah Anda pensaran mengapa dollar jadi mata uang dunia dan digunakan di banyak negara di dunia?
Sejarah penggunaan dollar AS di banyak negara di dunia, serta menjadi mata uang cadangan negara-negara di dunia di mulai dari kelahiran mata uang Negeri Paman Sam tersebut.
Dilansir dari Investopedia, Senin (22/11/2021), dollar AS pertama kali dicetak pada tahun 1914.
Pencetakan uang dollar AS dilakukan setahun setelah pembentukan Federal Reserve (The Fed) sebagai bank sentral yang pendiriannya berdasarkan Undang-Undang Federal Reserve tahun 1913.
Uang pertama yang dicetak yakni uang dengan denominasi 10 dolar AS dengan gambar wajah Andrew Jackson.
Menurut Investopedia, sejarah dollar AS menjadi mata uang cadangan dunia di mulai tiga dekade setelah pencetakan uang tersebut pertama kalinya di 1914.
Untuk memahami lebih lanjut sejarah dollar AS dan alasan dollar AS menjadi mata uang dunia, simak penjelasan berikut.
Sejarah Dollar AS Jadi Mata Uang Dunia Undang-undang pembentukan The Fed merupakan respon atas ketidakpastian dari sistem mata uang yang sebelumnya berdasarkan uang terbitan perbankan secara individual.
Di saat yang bersamaan, ekonomi Amerika Serikat kala itu adalah yang terkuat di dunia, melampaui Inggris.
Meski demikian perdagangan dunia masih berpusat di Inggris, sebagian besar transaksi pun masih menggunakan mata uang Inggris, pound sterling.
Sebagian negara maju menyimpan cadangan dalam bentuk emas untuk melakukan stabilisasi atas mata uang mereka.
Namun demikian, ketika perang Dunia I pecah di tahun 1914, banyak negara yang meninggalkan standar emas sehingga mereka dapat membayar belanja militer dengan uang kertas, yang mendevaluasi mata uang mereka.
Namun demikian, Inggris tetap menggunakan standar emas untuk menjaga posisi mereka sebagai mata uang yang kala itu memimpin dunia.
Oleh sebab itu, selama tiga tahun perang, Inggris untuk pertama kalinya harus meminjam uang.
Amerika Serikat pun menjadi debitur dari banyak negara yang yang ingin membeli obligasi berdenominasi dollar AS.
Hingga akhirnya, Inggris meninggalkan standar emas di tahun 1931, yang menyebabkan banyak pedagang dunia yang menggunakan pounds menjadi kewalahan.
Sejak saat itu, dollar menggantikan pound sebagai mata uang cadangan internasional.
Dilansir dari The Balance, Perjanjian Bretton Woods di tahun 1944 menjadi awal mula dollar AS berada di posisi saat ini.
Sebelumnya, banyak negara di dunia menggunakan emas sebagai sentar simpanan sebuah negara.
Negara-negara maju bertemu di Bretton Woods, New Hampshire, untuk mematok nilai tukar mereka kepada dollar AS lantaran Amerika Serikat adalah negara yang memegang cadangan emas terbesar di masa itu.
Perjanjian ini mengizinkan negara-negara untuk mematok nilai tukar mereka dengan dollar AS ketimbang emas.
Lantaran membutuhkan tempat untuk menyimpan dollar AS mereka, banyak negara yang mulai membeli obligasi pemerintah Amerika Serikat yang menurut mereka adalah cara aman menyimpan uang.
Dollar AS di Masa Kini
Berdasarkan data Dana Moneter Internasional (IMF), dollar AS adalah mata uang paling populer di dunia.
Hingga kuartal-IV 2020 lalu, bank sentral di dunia menyimpan cadangan mereka sebanyak 59 persen dalam dollar AS.
Banyak dari cadangan ini berbentuk tunai atau obligasi seperti US Treasuries.
Utang dalam bentuk dollar As di luar Amerika Serikat pun terus tumbuh, bahkan mencapai 12,6 triliun dollar AS pada pertengahan tahun 2020 lalu.
Meski banyak pihak percaya dollar AS adalah mata uang terkuat di dunia, dollar AS menduduki posisi ke-10 mata uang terkuat di dunia menurut CMC Market.
CMC Market menyebut, dinar Kuwait adalah mata uang terkuat di dunia dengan pound sterling Inggris dan euro menempati posisi ke-5 dan ke-8.
(*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.