Berita Nasional Terkini

Baiat ISIS Dilakukan di Universitas, Napi Kasus Teroris Beber Keterlibatan Eks Petinggi FPI Munarman

Mantan Sekretaris Umum (Sekum) Front Pembela Islam (FPI), Munarman kembali menjalani sidang lanjutan yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur

Kolase Tribun Kaltim
Eks Sekretaris FPI Munarman saat tampil di Mata Najwa. Baiat ISIS Dilakukan di Universitas, Napi Kasus Teroris Beber Keterlibatan Eks Petinggi FPI Munarman 

“Saya lihat semua peserta berdiri, diminta berdiri dan mengacungkan tangan, untuk mengikuti baiat,” imbuhnya.

Dalam perkara ini Munarman didakwa telah berbaiat pada ISIS sejak tahun 2014.

Jaksa juga menyebut Munarman terlibat dalan serangkaian kegiatan mengumpulkan massa dan memberi dukungan untuk kelompok teroris itu.

Kegiatan Munarman dilakukan sekitar tahun 2015 di Makassar dan Deli Serdang.

Baca juga: Eks Bos FPI Munarman Sulit Mengelak? JPU Hadirkan Tahanan Teroris Sebagai Saksi, Respon Aziz Yanuar

Lebih lanjut K menjelaskan, pihaknya senang Munarman bisa hadir dan ikut mendukung kegiatan baiat yang digelar di salah satu kampus kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

"Yang jelas orang datang ke situ kita sudah sangat senang, ketika dia (Munarman) ikut baiat, ikut menunjukkan dukungannya terhadap khilafah," kata K di persidangan.

K yang merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) menyebut punya pemahaman bahwa apa yang mereka lakukan sama sekali tidak melanggar hukum agama maupun berbuat kesalahan apapun.

Namun lantaran kelompok JAD dan dirinya tinggal di Indonesia dan kemudian dianggap melanggar hukum negara, maka hal itu tak menjadi urusannya.

Sementara saat ditanya apakah peserta yang hadir termasuk Munarman punya pemahaman serupa, K mengaku tak mengetahui apakah mantan Sekretaris Umum FPI itu punya pandangan yang sama atau tidak.

"Karena secara hukum yang saya yakini, kita ini tidak pernah melanggar kesalahan, melanggar hukum, akan tetapi kalau kita hidupnya di indonesia, melanggar hukum indonesia ya itu saya nggak tahu dan nggak ada urusan," ucapnya.

Baca juga: Munarman Bongkar 3 Motif Alasan Dirinya Dijerat Kasus Terorisme, Eks Sekum FPI Singgung Pilpres 2024

"Kalau pak Munarman kan beda apakah pemahamannya sama dengan saya atau tidak," ungkap K.

"Kalau pemahamannya saya nggak tahu," kata dia.

Sebelumnya K mengatakan bahwa Munarman turut ikut dalam kegiatan baiat berkedok seminar yang berlangsung pada 6 Juli 2014.

K juga menyebut kegiatan itu diselenggarakan oleh kelompok yang menamakan diri sebagai faksi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved