Berita Kaltim Terkini

12 Perusahaan di Kaltim Terima Proper Merah, Perubahan Iklim dan Kelola Lingkungan jadi Acuan 

Penilaian kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup (Proper) 2020-2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah diserahkan.

HO/TRIBUNKALTIM.CO
Penyerahan penilaian kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup (Proper) tahun 2020-2021 yang diterbitkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) oleh Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim, Rafiddin Rizal. HO/TRIBUNKALTIM.CO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penilaian kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup (Proper) 2020-2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah diserahkan.

Gubernur Kaltim Isran Noor menyerahkan langsung sertifikat hasil penilaian proper ke pimpinan perusahaan, baru-baru ini.

Hasil penilaian Kementerian LHK RIn ada sembilan perusahaan tambang di Kaltim menerima proper emas. Tetapi ada 12 perusahaan yang mendapatkan proper merah.

"Kami yakin pendekatan pembangunan baik pada aspek kesehatan, menyediakan udara dan air bersih, makanan dan obat-obatan, hingga mitigasi perubahan iklim," terang Isran Noor, Kamis (24/3/2022).

Apresiasi diberikan kepada sembilan perusahaan yang menerima proper emas.

Baca juga: Bangga! Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Raih 1 Proper Emas dan 7 Proper Hijau

Baca juga: Subholding Upstream Pertamina Raih 9 Proper Emas dari KLHK

Baca juga: PHKT Dukung Pengembangan Kopi Luwak Kapak Prabu Menuju Proper Emas

Untuk penilaian emas tentunya ada tanggung jawab pihak perusahaan guna terus mempertahankan proper, atau lebih meningkatkan, agar tata kelola lingkungan semakin baik.

"Keberadaan ekosistem sangat penting bagi manusia dan makhluk hidup di dalamnya," sebut Isran Noor. Tidak hanya sembilan perusahaan penerima proper emas.

Ada 18 perusahaan di Kaltim yang menerima proper hijau, 53 perusahaan meraih proper biru, dan 12 perusahaan di Kaltim menerima penilaian merah.

"12 perusahaan proper merah, agar meningkatkan kinerjanya sesuai tata aturan pengelolaan lingkungan yang ditetapkan pemerintah," lanjutnya.

Baca juga: Inovasi Sosial dan Lingkungan Menuju Proper Emas 2021, PHKT Lakukan Pembinaan Budi Daya Lalat Hitam 

Sementara dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim, Rafiddin Rizal menerangkan indikator penilaian proper oleh KLHK.

Bukan hanya kinerja pengelolaan lingkungan hidup, ada penilaian kredit di perbankan, serta pengembangan usaha.

KLHK juga melakukan penilaian terhadap sumbangsih perusahaan terkait penanganan Covid-19 yang berjalan dua tahun terakhir serta perubahan iklim.

"Kami mengevaluasi ada permainan masalah kredit bisa tahu dari pihak perbankan. Di pusat juga sama, cuma lebih ketat, kalau emas atau hijau itu sudah memperhitungkan terkait dengan beyonce complain," ungkapnya, Kamis (24/3/2022).

Baca juga: Kideco Jaya Agung Raih Proper Emas, 9 Kali Sabet Penghargaan Tertinggi Pengelolaan Lingkungan Hidup

"Jadi tidak berbicara pencemaran lagi, tetapi apa yang berdampak pada masyarakat, inovasi apa yang dilakukan, katakanlah perubahan iklim. Kita sekarang masih berkutat di properda perubahan iklim, dan membantu masyarakat," sambung Rafiddin.

Proper merah dilanjutkan Rafiddin, bukan hanya dengan adanya dugaan kelalaian pengelola lingkungan.  Namun juga menyangkut dengan inovasi terhadap pencegahan perubahan iklim.

"Kalau masih di proper biru, artinya komplain, dia sudah komplain terhadap aturan lingkungan hidup. Hanya dia belum punya inovasi yang terlalu signifikan untuk dinilai mendapatkan proper biru," tegas Rafiddin.

"Kalau dia merah berarti ada yang tidak sesuai, belum memenuhi syarat minimal proper biru," imbuhnya menutup keterangan. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved