Berita Nasional Terkini

Pro & Kontra Keturunan PKI Boleh Daftar TNI, Salim Said Sebut Masih Banyak yang Trauma dengan G30S

Pakar hingga menteri angkat bicara mengenai keberanian Jenderal Andika Perkasa yang menghapus syarat penerimaan TNI soal keturunan PKI

Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Pro & Kontra Keturunan PKI Boleh Daftar TNI, Salim Said Sebut Masih Banyak yang Trauma dengan G30S. 

TRIBUNKALTIM.CO - Gebrakan yang dilakukan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, mengenai syarat penerimaan anggota TNI yang memperbolehkan keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI) mendaftarkan diri, masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Namun, pakar hingga menteri angkat bicara mengenai keberanian Jenderal Andika Perkasa yang menghapus syarat penerimaan TNI tersebut, terkait larangan keturunan PKI menjadi TNI.

Salah satunya Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan), Prof Salim Said, dirinya mengatakan keputusan Panglima TNI tidaklah salah, namun masih banyak yang trauma dengan G30S PKI.

Sedangkan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkopolhukam) Mahfud MD, mengatakan TNI bukanlah instansi pertama yang mencabut aturan tersebut.

Untuk diketahui, Jenderal Andika Perkasa baru saja mengumumkan penghapusan larangan bagi anggota keluarga PKI menjadi anggota Tentara NasioanaI Indonesia (TNI).

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi penerimaan prajurit TNI (Akademi TNI, PA PK TNI, Bintara TNI, dan Tamtama TNI).

Baca juga: Catat Ini Tiga Lokasi Penerimaan Pendaftaran Calon TNI Angkatan Laut

Baca juga: Keturunan PKI Boleh Daftar TNI, Salim Said: Keputusan Panglima TNI Tidak Salah, yang Salah Waktunya

Baca juga: Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi, Putra Asli Kutai yang Pertama Raih Perwira Tinggi

Adanya keputusan tersebut, akhirnya menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

Bukan tanpa sebab, selama ini lembaga TNI dikenal sangat anti terhadap hal yang berhubungan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Menanggapai hal ini, saat menjadi bintang tamu di acara Karni Ilyas Club, Salim Said mengatakan bahwa ia belum pernah melihat peraturan tertulis dan hukum tertulis terhadap larangan dalam mencegah keturunan PKI untuk mendaftar masuk menjadi anggota TNI.

Sehingga, ia menilai bahwa sang Panglima TNI memiliki tafsiran tersendiri kalau sudah tiba waktunya keturunan PKI boleh mendaftar menjadi anggota TNI.

"Keputusan Panglima TNI itu saya mengatakan, sebenarnya tidak salah Panglima TNI, mungkin yang salah waktunya," kata kata Salim Said dikutip dari kanal YouTube Karni Ilyas Club, Kamis (7/4/2022).

Dan ia pun mengimbau ke masyarakat agar tidak terlalu panik dalam keputusan Jenderal Andika Perkasa.

Baca juga: Segera Cair! Info THR 2022 dan Gaji ke-13 PNS TNI Polri PPPK Pensiunan, Cara Menghitung THR Karyawan

Apalagi menurutnya, keturunan PKI yang diizinkan mendaftar bukan berarti langsung diterima, tetapi memerlukan seleksi banyak.

Walaupun demikian, saat merujuk pada persoalan PKI, Salim Said menyampaikan bahwa ketika ingin mengerti sebuah permasalahan, hal itu harusnya diletakkan dalam perspektif sejarah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved