Berita Nasional Terkini

Ormas Minta THR Lebaran 2022, Polisi Bakal Bertindak Tegas

Ada instruksi, dari Polda hingga Polres di daerah untuk memantau pihak yang dianggap meminta-minta THR lebaran kepada corporate

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
ILUSTRASI Keuangan, mata uang rupiah. Ada instruksi, dari Polda hingga Polres di daerah untuk memantau pihak yang dianggap meminta-minta THR lebaran kepada corporate atau masyarakat tertentu.  

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Ada instruksi, dari Polda hingga Polres di daerah untuk memantau pihak yang dianggap meminta-minta THR lebaran kepada corporate atau masyarakat tertentu. 

Ramai kabar, soal organisasi masyarakat atau ormas yang sodorkan permintaan THR lebaran 2022 ke berbagai pihak. 

Hal itu dinilai bisa menghambat investasi. Karena itu, pihak kepolisian tidak akan pandang bulu dalam penegakan hukum.

Polri memastikan bakal menindak tegas organisasi masyarakat (Ormas) yang terbukti melakukan pelanggaran hukum dengan meminta Tunjangan Hari Raya ( THR) kepada masyarakat atau pengusaha.

Baca juga: THR ASN di Balikpapan Dicairkan Paling Lambat Seminggu sebelum Lebaran

Baca juga: THR bagi ASN Pemkot Balikpapan Dipastikan Cair sebelum Lebaran

Baca juga: Bayar THR Honorer di PPU, Pemkab Anggarkan Rp 3,5 Miliar

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa tindakan ormas tersebut dinilai bakal mengganggu iklim investasi di Indonesia.

"Yang mengganggu iklim investasi apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum ditindak mas," kata Dedi saat dikonfirmasi, Kamis (21/4/2022).

Menurut Dedi, pihaknya juga telah meminta Polda hingga Polres di daerah untuk memantau pihak yang dianggap menghambat investasi.

Sebaliknya, pihak kepolisian tidak akan pandang bulu dalam penegakan hukum.

Baca juga: Kabar Terbaru Pencairan THR bagi ASN Berau, Begini Penjelasan Kepala BPKAD

Iklim investasi di Indonesia menjadi prioritas pemerintah dan ada Satgas Investasi dari Bareskrim dan polda-polda.

"Apabila ada garkum (pelanggaran hukum) yang menghambat investasi di daerah Polda atau Polres dapat melakukan tindakan sesuai garkum yang dilakukan siapa saja," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial adanya sejumlah surat edaran permintaan dana Tunjangan Hari Raya ( THR) Idulfitri 2022 dari organisasi masyarakat (ormas) ke warga di Jabodetabek.

Surat edaran permintaan dana THR itu di antaranya berasal dari ormas Pemuda Pancasila (PP) Ranting Cengkareng Timur, Jakarta Barat.

Baca juga: UPDATE Pencairan THR PNS 2022, bisa Dibayarkan setelah Lebaran 2022? Penjelasan Menkeu, Sri Mulyani

Menanggapi surat yang viral tersebut dalam dua hari belakangan, polisi memanggil pimpinan Ormas Cengkareng untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Ardhie Demastyo mengatakan pihaknya telah memanggil pimpinan ormas tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved