Berita Penajam Terkini

Baru 8 Perusahaan di Penajam Paser Utara yang Patuh Bayar THR dari Total Ratusan Industri

Seminggu sebelum hari raya Idul Fitri, di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, baru ada sebanyak delapan perusahaan

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Kadisnaker Penajam Paser Utara, Suhardi tegaskan pembayaran THR untuk karyawan tidak akan melewati lebaran Idul Fitroi 2022 di Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (25/4/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Seminggu sebelum hari raya Idul Fitri, di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, baru ada sebanyak delapan perusahaan yang tertib pada aturan soal THR.

Delapan perusaan yang dimaksud telah membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya.

Hal tersebut dibeberkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Penajam Paser Utara, Suhardi saat dihubungi TribunKaltim.co pada Senin (25/4/2022).

Ia menyebut, delapan perusahaan itu berasal dari ratusan perusahaan.

Baca juga: Komisi IV Konsultasi ke Kemenaker Terkait Kebijakan THR bagi Tenaga Kerja pada Masa Pandemi

Baca juga: Pembayaran THR untuk ASN dan THL di PPU Baru akan Diproses dalam Minggu Ini

Baca juga: Viral Oknum PP minta THR, MPN Pemuda Pancasila Langsung Beri Instruksi Anggotanya Tak Lakukan Ini

Baik itu perusahaan besar maupun sub kontraktor yang beroperasi di Penajam Paser Utara.

Belum semua memberikan THR, baru terpantau 8 perusahaan yang membayar dari ratusan perusahaan yang ada.

"Sub kon yang banyak di Penajam Paser Utara ini," ungkap Suhardi.

Kondisi itu ditegaskan Suhardi memang tidak sesuai dengan regulasi pusat, yang mengharuskan pembayaran THR dilakukan paling lambat seminggu sebelum lebaran.

"Sesuai aturan kan 7 hari sebelum lebaran harus dibayarkan," sambungnya.

Baca juga: Disnaker PPU Belum Terima Laporan dari Pekerja Terkait Pencairan THR

Suhardi menekankan, keterlambatan pembayaran THR dari perusahaan itu, akan ditoleransi hingga Selasa 26 April 2022. 

Jika perusahaan tetap tidak membayar maka akan diberikan sanksi teguran.

"Menunggu sampai besok, sanksi keterlambatan masih sementara teguran saja, kalau ditingkat kabupaten hanya bisa menyampaikan, selebihnya ranah provinsi," ujarnya.

Meski demikian, pembayaran THR bagi seluruh karyawan di Penajam Paser Utara itu, dipastikan tidak akan melewati hari raya idul Fitri.

Sebab berkaca dari tahun kemarin, memang ada perusahan yang terlambat membayarkan, karena terkendala manajemen internal perusahaan masing-masing.

Baca juga: Bikin Geleng-geleng Kepala, Inilah Daftar Zodiak Paling Boros sehingga Duit THR Langsung Hangus

Dia pun memastikan dibayarkan semua sebelum lebaran Idul Fitri 2022.

Karena pengalaman tahun kemarin semuanya terbayarkan. "Ini lambat saja karena manejemen perusahaan," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved