Wawancara Eksklusif

EKSKLUSIF Kini jadi Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Masud Cerita Pernah Digeser dari Ketua Komisi

Makmur HAPK memilih melawan, sedangkan Hasanuddin Masud mengaku hanya menjalankan perintah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.

Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Adhinata Kusuma
TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE TRIBUN KALTIM OFFICIAL
TALKSHOW - Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud saat berbincang dalam talkshow Tribun Kaltim Series dengan tema "Hasanuddin Menyalin Sejarah", di Youtube Tribun Kaltim Official, 27 September 2022 lalu. 

Saya menginginkan, terutama insan pers yang tentu bisa memberikan penyegaran pada masyarakat dan mengedukasi politik yang benar. Bahwa mekanisme pergantian Ketua DPRD ini sudah dilaksanakan.

Tidak mungkin pemerintah mengambil langkah-langkah yang melanggar regulasi, karena pasti ada dampak di belakangnya. Dan berapa kali saya konsultasikan, (mekanisme) ini sudah benar atau tidak.

Karena ini kan menyangkut hajat hidup orang banyak, bukan hanya kita dan golongan. Dan ini dianggap sudah benar, kalau nanti ada yang salah di kemudian hari saya sudah konsultasi untuk Kemendagri.

Bahwa (pergantian Ketua DPRD ) ini memang sudah sesuai mekanisme.

Lebih baiknya nanti bisa dikonsultasikan kemendagri juga atau ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara ya bahwa ini mekanisme sudah benar.

Harapan saya sih ke depan ya Istiqomah, itu memang berat ya. Tapi yang enak itu Istirahat, waktunya Istirahat ini.

Jika diberi pilihan di 2024, ingin maju legislatif atau sebagai kepala daerah?

Ini pertanyaan menarik. Saya tentu mensyukuri apa yang diberi. Kalau saya memang di DPRD, diwajibkan semua harus untuk menambah kursi.

Jadi tetap masuk ke legislatif dulu, untuk itu sudah perintah kita tetap di legislatif, kalaupun nanti (ada perintah) di eksekutif, kita akan mendaftar lagi.

Tapi di 2024 ini waktunya singkat antara legislatif dan Pilkada, fokusnya bapak ke mana?

Kita belum tahu ini. Semuanya kan harus ya dikoordinasikan, karena kalau pilihan pribadi agak susah. Kita punya keluarga, terus teman-teman partai, semua tentu punya pertimbangan-pertimbangan.

Untuk saat ini saya belum bisa pastikan saya ke mana. Yang pasti saya pasti mendaftar di legislatif dulu. Kalaupun nanti ada perintah, insya Allah kita terpilih lagi, misalnya dapat kursi saya harus memimpin satu wilayah atau daerah, itu kita akan bicarakan lagi. (Tribun Kaltim/Fatimah Annazwa-Bagian 3-Selesai)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved