Senin, 18 Mei 2026

Opini

Ibu Hebat Penjaga Peradaban Bangsa

Peran Ibu saat memiliki multitasking, baik sebagai pemimpin, dunia politik maupun kewirausahaan.

Tayang:
Editor: Adhinata Kusuma
HO
Umi Putri Ibalia 

Fatimah Az Zahrah menurut Ummu Salamah (Istri Rasul) adalah orang yang paling mirip Nabi Muhammad SAW, baik pikiran maupun ucapan.

Seorang ibu berakhlak mulia sepanjang zaman: Fatimah Az Zahra, telah memberikan nilai-nilai keteladanan pada diri kita di zaman milenial saat ini.

Pendidikan yang terbentuk dari pembiasaan dalam keluarga akan mengakar kuat pada anak, terbentuk manusia unggul, teman yang menyenangkan untuk berdialog, berkomunikasi di mana saja berada, menjadi dampak positif, membuat anak merasa nyaman di dalam rumah.

Dari Abu Hurairah Rasulullah SAW bersabda "Surga berada di bawah telapak kaki kaum Ibu (H. R. Ahmad)". Ibu menjadi role model dalam kehidupan keluarga.

Pendidikan yang diberikan Rasulullah SAW kepada Fatimah Az Zahrah dan di wariskan Fatimah Az Zahrah pada keturunan memberikan banyak pelajaran dan inspirasi umat dunia sebagai benteng negara, membentuk generasi emas yang gemilang.

Ibu sosok pribadi unggul tempat pembentukan karakter, menumbuhkan rasa cinta dalam keluarga, dan masyarakat. Peran Ibu tidak dapat diganti dengan teknologi dan materi.

Totalitas kehidupan seorang Ibu tulus ikhlas mengabdi pada keluarga. Meski bekerja di luar batas waktu, seorang Ibu berusaha memberikan versi terbaik menjadi Ibu rumah tangga dan mengabdi pada negara.

Di masa sulit Ibu selalu berusaha menjadi teladan dan inspirasi. Di balik kehebatan seorang Ibu selalu ada cerita yang berkesan dan istimewa. Sekali waktu dapat bertindak menjadi Ibu yang cerewet berceloteh pada buah hati dan keluarga, tetapi kasih sayang seorang Ibu murni pejuang sejati.

Di balik kesuksesan keluarga, ada Ibu yang selalu terjaga bangun di sepertiga malam, memberikan doa dan penyejuk hati.

Kecerdasan Spiritual dan Emosional

Kecerdasan merupakan anugerah dari Allah SWT kepada manusia sebagai salah satu kelebihan manusia dibandingkan makhluk lain. Dengan kecerdasan manusia dapat meningkatkan dan mempertahankan kualitas hidup secara komplek melalui proses berpikir dan belajar.

Sementara itu, kecerdasan spiritual adalah kemampuan untuk memberi makna, perilaku yang bersifat fitrah menuju manusia seutuhnya. sedangkan kecerdasan Emosional adalah kemampuan untuk mengontrol emosi dalam kehidupan.

Seorang Ibu memiliki kedekatan hubungan dengan anak, oleh karena itu dibutuhkan kecerdasan Spiritual dan Emosional dalam menerapkan nilai-nilai positif pada anak. Ibu yang soleha tetap berpegang teguh pada Al-Quran dan As-sunnah.

Anak adalah generasi penerus bangsa sudah seharusnya kita jaga agar berkarakter unggul dan menjadi insan yang cerdas secara spiritual, pengetahuan, dan emosional., dapat membantu mengatasi segala tantangan, dan dapat berdamai dalam hidup.

Kekuatan dan kesuksesan bangsa berpondasi pada seorang Ibu. Peran Ibu saat memiliki multitasking, baik sebagai pemimpin, dunia politik maupun kewirausahaan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved