Ibu Kota Negara
Besaran Ganti Rugi Lahan di IKN Nusantara Dinilai Terlalu Rendah, Sebagian Warga Pilih ke Pengadilan
Besaran ganti rugi lahan di IKN Nusantara dinilai terlalu rendah, sebagian warga pilih jalur pengadilan.
“Mereka (warga) ini tidak menerima karena tidak sesuai harga.
Baca juga: Daftar Fasilitas untuk ASN yang akan Pindah ke IKN Nusantara Kaltim, MenpanRB: agar Nyaman Bekerja
Pergantian ini tidak hanya uang, bisa berupa lahan, pemukiman kembali, saham dan lainnya.
Sayangnya, alternatif lain itu yang selama ini belum ada.
Yang tersedia saat ini hanya ganti duit saja,” terang dia.
Sementara, di saat bersamaan, ada warga juga menginginkan lahan pengganti bukan uang.
Hendro belum mengetahui persis data jumlah warga yang menolak melepas lahannya pun sebaliknya.
Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin mengakui belum tersedia pilihan lain selain ganti uang.
Tapi, pihaknya sedang mengupayakan ada lokasi untuk permukiman baru bagi masyarakat.
“Memang dalam tahap pembebasan lahan ini, kesannya memang tidak disampaikan.
Tapi, kami sedang siapkan itu (permukiman ulang). Nanti kita ada lahan khusus,” ungkap Alimuddin.
Untuk diketahui, dari luas 6.671,55 hektar yang ditetapkan sebagai KIPP IKN, sebanyak 12 persen atau 817,89 hektar lahan yang harus dibebaskan pemerintah.
Karena, lahan tersebut merupakan penguasaan masyarakat dari tiga desa yakni:
- Desa Bumi Harapan seluas 345,81 hektar,
- Desa Bukit Raya 0,01 hektar dan
- sisanya masuk Kelurahan Pemaluan.
Ratusan Wisatawan Kunjungi Sepaku Setiap Hari, Titik Nol IKN Nusantara jadi Tujuan |
![]() |
---|
Menteri PUPR Ungkap Belum Ada Tenaga Asing Kerja di Proyek IKN Nusantara, Wacana! |
![]() |
---|
Otorita Sebut Tak Masuk Akal, Lahan Warga di KIPP IKN Nusantara Dihargai Rp 14 Ribu |
![]() |
---|
Alimuddin Kritik Harga Ganti Rugi Lahan Warga Sekitaran IKN Nusantara, Ada yang Tidak Masuk Akal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.