Berita Berau Terkini

Pembelian BBM Subsidi di Kutim Bakal Gunakan Kode QR, Pembeli Ketahuan yang Beli Berkali-kali

Pertamina akan memberlakukan kode QR untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU di Kabupaten Berau

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI
Salah satu pengetap di daerah pesisir di Kabupaten Berau.TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB - Agar BBM bersubsidi disalurkan dapat tepat sasaran dan meminimalisir pengetab yang kerap mengantre, Pertamina akan memberlakukan kode QR untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU di Kabupaten Berau.

Sales Brand Manajer Rayon VI Kaltimtara, Gatot Subroto menjelaskan, dengan memberlakukan kode QR itu, penyaluran BBM bersubsidi lebih tepat sasaran kepada masyarakat.

Lanjutnya, Ia menjelaskan, melalui kode tersebut, tidak hanya dapat mengetahui jenis kendaraan mewah ketika akan mengisi BBM subsidi, tapi juga pengantre yang kerap berpindah-pindah, hingga yang datang berulang kali ke SPBU.

“Sangat bisa kita berlaku pembelian dengan QR Sekarang saja, belum menerapkan QR saja. Semua yang beli pertalite untuk roda empat di input ke sistem. Jadi ketahuan kalo mau pindah ke SPBU lain,” ungkapnya kepada Tribunkaltim.co, Senin (8/1/2024).

Baca juga: Moch Arif Rochman Usul Tambahan Kuota BBM Subsidi Bontang ke Pertamina

Baca juga: Pastikan Tepat Sasaran, Polres Mahulu Komitmen Kawal Penyaluran BBM Subsidi

Dirinya juga menyampaikan, apabila ada kendaraan yang ketahuan pindah-pindah mengisi BBM di setiap SPBU dalam satu hari, akan langsung dikeluarkan dari areal SPBU.

“Misal, tadi jam 9 pagi ngisinya di SPBU Bujangga, kemudian 10 pagi coba mau ngisi di Rinding. Hal itu tidak bisa,” bebernya.

Untuk waktu pasti mulai diberlakukan metode tersebut, Gatot mengatakan tinggal menunggu instruksi dari Pertamina Pusat.

Kemudian, pihaknya sudah mengimbau kepada masyarakat untuk mendaftarkan diri secara mandiri di https://subsiditepat.mypertamina.id/ atau melalui aplikasi my pertamina.

“Kita menunggu timeline dari pusat. Meskipun mendaftar, bukan berarti harus dapat QR ya. Karena, tidak semua kendaraan layak mendapatkan BBM subsidi,” ujarnya.

Kendati demikian, saat ini untuk mencegah pengetab di SPBU, pihaknya menjalin koordinasi dengan instansi terkait.

Juga melakukan pengetatan kendaraan, agar tidak bisa mengisi berulang dan pindah-pindah SPBU. Terutama untuk BBM jenis Pertalite yang disubsidi pemerintah.

“Makanya dikontrol dengan tidak boleh melakukan pembelian berulang dan berpindah,” tegasnya.

Baca juga: Komunitas Driver Gabungan di Sangatta Kutim Gelar Demo Damai Soal Antrean BBM Subsidi

Kata dia, memang untuk mengurangi jumlah antrian di SPBU tidak sepenuhnya berkurang.

Namun, apabila masyarakat tidak ingin lama mengantre, ada pilihan lainnya yakni menggunakan BBM jenis Pertamax dan Dexlite.

"Mungkin opsinya bisa menggunakan jenis yang lain sesuai kebutuhan," tutupnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved