Presiden Tandai Pembangunan PLN Hub, Pusat Ekosistem Transisi Energi dan Layanan Digital di IKN

groundbreaking pembangunan pusat ekosistem transisi energi dan layanan digital yang pertama

Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Samir Paturusi
HO PT PLN PERSERO
Seremoni groundbreaking pembangunan PLN Hub di Pusat IKN yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (tengah), Menteri Sekretaris Negara Praktikno (paling kanan), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (paling kiri), Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kedua dari kanan) dan Pj Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik (kedua dari kiri). 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM PASER UTARA - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama atau  groundbreaking pembangunan pusat ekosistem transisi energi dan layanan digital yang pertama dan terbesar di Tanah Air atau PLN Hub di jantung Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada Rabu (5/6).

Dalam agenda tersebut, Presiden Jokowi menyatakan bahwa PLN Hub akan menjadi tempat bagi berkumpulnya semua  stakeholder.

"Saya sangat menghargai sekali dibangunnya PLN Hub yang nanti akan mengumpulkan semua _stakeholder_ dan mitra yang berhubungan dengan PT PLN," kata Presiden Jokowi.

Dirinya juga menyampaikan bahwa dengan adanya PLN Hub makin mengakselerasi transisi energi sekaligus beragam investasi di IKN.

"Setiap ada investor yang ingin masuk ke Indonesia, baik _data center_, selalu yang ditanyakan energi hijaunya ada atau tidak. Ada orang ingin masuk lagi, ingin membangun industri alumunium selalu yang ditanyakan adalah bapak bisa menyediakan energi hijau atau tidak," paparnya.

Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Gelar Aksi Bersih dan Olah Sampah di 54 Lokasi

Baca juga: Sukses Menambah Pelanggan, Kunci Membaiknya Kinerja PLN 2023, Terbanyak dari Golongan Rumah Tangga

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo menerangkan bahwa kehadiran PLN Hub bukan hanya untuk PLN, melainkan untuk ekosistem besar berisi mitra dan jejaring bisnis yang berkolaborasi bersama PLN terkait transisi energi.

"Kami sudah berkomunikasi dengan mitra dan jejaring bisnis kami yang merupakan berbagai _top companies_ internasional. Kolaborasi dengan mereka akan terus berlanjut dengan berkantor di IKN," terang Darmawan.

Terkait pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) untuk IKN, Darmawan menyampaikan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 megawatt (MW) siap beroperasi secara penuh pada pelaksanaan upacara HUT Republik Indonesia mendatang.

Tidak hanya itu, PLN juga tengah mempersiapkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) untuk turut memasok listrik berbasis energi bersih ke IKN.

"Akhir tahun lalu, Bapak Presiden sudah meresmikan _groundbreaking_ PLTS di IKN dan kami jalankan tugas kami.  Insya Allah upacara 17 agustus nanti di IKN listriknya sudah secara penuh berbasis energi baru terbarukan. Kami juga sudah mempersiapkan  hydro power  di sekitar IKN, sehingga secara jangka panjang listriknya tetap 100 persen dari EBT," kata Darmawan.

Pihaknya juga berterima kasih kepada Pemerintah karena telah menyediakan lokasi yang sangat strategis terhadap pembangunan PLN Hub di pusat IKN.

Diketahui, lokasi pembangunan PLN Hub hanya berjarak 1 kilometer dari Istana Negara dan memiliki luas yang sangat memadai yakni sebesar 1,39 hektare.

"Kami diberikan kepercayaan untuk menerjemahkan visi masa depan IKN yang modern, futuristik, dan green dari sisi ketenagalistrikan. Terima kasih kami diberikan kesempatan membangun PLN Hub tepat di jantungnya IKN," jelas Darmawan.

Darmawan melanjutkan bahwa pembangunan PLN Hub mengusung konsep _green_, _smart_, dan _beautiful_. 

"Kami bangun PLN Hub yang menyatu dengan alam, mengerahkan arsitek-arsitek terbaik bangsa. Kami pastikan PLN Hub akan menjadi episentrum _research and development_. Episentrum kolaborasi bisnis, teknologi, dan pendidikan yang mendukung IKN dan transisi energi di Indonesia," ungkap Darmawan.

Baca juga: GreenEconomicForum 2024, PLN Raih Green Business Ratings Terbaik di Sektor Energi dan Pertambangan

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved