Breaking News

Berita Kaltim Terkini

DPRD Kaltim Respons Kenaikan Tarif Air Berau, Syarifatul: PDAM Harus Aman, Masyarakat Tak Diberatkan

DPRD Kaltim merespons isu kenaikan tarif air di Berau, Kalimantan Timur. Anggota Komisi 3, Syarifatul Sya'diah: PDAM aman, masyarakat tak diberatkan.

Penulis: Kun | Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Kolase Tribun Kaltim
Ilustrasi anggota DPRD Kaltim Dapil Berau dan karangan bunga di kantor gubernur Kaltim - DPRD Kaltim merespons isu kenaikan tarif air di Berau, Kalimantan Timur. Anggota Komisi III, Syarifatul Sya'diah: PDAM aman, masyarakat tak diberatkan. 

Baik melalui media sosial maupun pemberitaan media massa.

"Jangan seperti sekarang ini. Langsung naik drastis. Ya semua terkaget-kaget. Kalau naik 100-200 enggak masalah. Tapi naik 300 persen, itu enggak masuk akal," tegasnya.

Menanggapi demo hari inipun Syarifatul mengatakan DPRD harus memfasilitasi untuk mencari jalan tengah (win-win solution) agar semua pihak tidak dirugikan.

Ia menegaskan pemerintah dan DPRD juga harus turun tangan memberi suport dan bantuan agar PDAM tidak gulung tikar.

Sebab ia menyadari selama ini PDAM terus berupaya memberikan pelayanan terbaik guna ketersediaan air bersih masyarakat.

Khususnya di Berau, dengan tarif terendah, mereka harus mengeluarkan biaya operasional yang tinggi untuk sambungan pipa rumah ke rumah.

Terlebih wilayah paling utara Provinsi Kalimantan Timur itu memiliki kawasan wisata dengan jarak berkilo-kilo meter yang harus dipenuhi kebutuhan air bersihnya.

"Ketersediaan air bersih yang layak menjadi salah satu pemutus rantai stunting yang masih cukup tinggi di Kaltim," tegasnya.

Oleh sebab itu, ia kembali menegaskan pemerintah dan DPRD harus turun tangan memberikan suport bagi PDAM.

Bagaimana operasional PDAM Berau tetap aman dan berjalan, lalu masyarakat juga tak merasa terbebani.

"Cari win-win solution. PDAM jalan, tapi tarifnya jangan memberatkan masyarakat. Karena yang paling merasakan dampaknya masyarakat menengah ke bawah," ujarnya.

Ia menambahkan dari informasi terakhir Bupati Berau telah menunda kenaikan tarif air bersih sampai mendapat jalan tengah yang terbaik.

Baca juga: Kurangi Risiko Penularan Rabies, DTPHP Berau Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Kucing

Kantor Gubernur Diserang Karangan Bunga

Kantor Gubernur Kaltim diserbu karangan bunga kritik naiknya tarif PDAM di Berau, Kalimantan Timur.

Cek Respons Bupati Berau, Sri Juniarsih terkait polemik kenaikan tarif air PDAM Berau yang jadi sorotan masyarakat.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved