Pilkada Mahulu 2024

Profil Angela-Suhuk yang Resmi Daftar KPU, Gantikan Owena Mayang-Stanislaus di PSU Pilkada Mahulu

Profil Angela-Suhuk yang resmi mendaftar KPU sebagai paslon pengganti Owena Mayang-Stanislaus di Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Mahulu 2024.

Penulis: Aro | Editor: Amalia Husnul A
TribunKaltim.co/Kristiani Tandi Rani
PSU PILKADA MAHULU - Bakal paslon Angela Idang Belawan-Suhuk (dua tengah memegang kertas saat mendaftarkan diri ke KPU Mahulu, Senin (10/3/2025). Bakal paslon Angela-Suhuk mendaftar sebagai paslon pengganti Owena Mayang Shari Belawan-Stanislaus Liah yang didiskualifikasi Mahkamah Konstitusi di Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Mahulu 2024. (TribunKaltim.co/Kristiani Tandi Rani) 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mahakam Ulu (Mahulu), Paulus Winarno Henratmukti, menegaskan seluruh tahapan PSU Pilkada Mahulu 2024 harus dijalankan dengan sebaik-baiknya sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK). 

Hal itu ia sampaikan dalam agenda pendaftaran pasangan calon pengganti di Kantor KPU Mahulu, Senin (10/3/2025).  

"Benar-benar menjalankan semua tahapan yang telah diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi dengan sebaik-baiknya," katanya.   

Ia menjelaskan bahwa PSU akan mengikuti alur tahapan baru yang mencakup pencalonan, kampanye, dan pemungutan suara pada 24 Mei 2025.  

"Perlu saya jelaskan di sini sedikit bahwa pencalonan PSU ini kita mulai dari tahapan pencalonan, kampanye, terus nanti pemungutan suara di tanggal 24 Mei," ucapnya.  

Ia menekankan bahwa 24 Mei jatuh pada hari Sabtu, bukan hari kerja atau hari libur nasional. 

Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta pemilu, termasuk partai politik, untuk memastikan pemilih tetap menggunakan hak pilihnya.  

"Ingat ya, tanggal 24 Mei adalah hari Sabtu. Bukan hari kerja, bukan hari yang diliburkan. Dan saya minta kepada partisipan, semua parpol, supaya menggunakan hak suaranya," tuturnya.  

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa PSU akan tetap menggunakan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sama seperti pada pemilihan 27 November 2024 lalu.  

"Salah satu putusan yang disebutkan MK adalah kita masih menggunakan DPT pada saat 27 November kemarin," tegasnya.  

KPU Mahulu menargetkan partisipasi pemilih dalam PSU ini tetap tinggi, minimal menyamai angka partisipasi sebelumnya yang mencapai 80 persen.  

"Jangan sampai ketika kita melakukan PSU, partisipasi kita malah menurun. Saya mengharapkan itu. Target KPU adalah partisipasi tetap sama, sama seperti kemarin, yaitu 80 persen," sebutnya.  

Ia juga meminta semua pihak untuk terus menyosialisasikan jadwal PSU kepada masyarakat.  

"Tolong disampaikan kepada partisipan semua bahwa menggunakan hak pilihnya pada tanggal 24 Mei adalah hari Sabtu," tambahnya.  

Namun, ia mengakui bahwa tahapan kampanye bagi pasangan calon pengganti kali ini cukup singkat, yakni hanya 55 hari.  

"Selanjutnya adalah, ini agak berat diomongkan. Kenapa agak berat? Karena kampanyenya cuma pendek, 55 hari," tuturnya.  

Dalam waktu singkat tersebut, ia meminta pasangan calon untuk benar-benar memaksimalkan kampanye dan memanfaatkan setiap momen dengan sebaik mungkin.  

"Untuk calon pengganti, saya minta maksimalkan waktu 55 hari ini. Kita tidak menggunakan tahapan yang lama. Tahapan yang lama cukup panjang, tapi tahapan di PSU ini hanya 55 hari," ujarnya.  

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya debat publik sebagai bagian dari kampanye.  

"Tolong dimaksimalkan, dan satu kali debat publik. Pergunakan kesempatan kampanye ini semaksimal mungkin dan se-efficient mungkin," jelasnya.

Baca juga: PSU Pilkada Mahulu Dipastikan Hanya Sekali, Anggaran Rp11,9 Miliar Disiapkan

(TribunKaltim.co/Kristiani Tandi Rani)

Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved