Salam Tribun
Prostitusi 'Menggoda' IKN
PRAKTIK prostitusi kini mulai marak di sekitar Ibu Kota Nusantara, Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
Penulis: Sumarsono | Editor: Briandena Silvania Sestiani
Oleh: Sumarsono, Pemimpin Redaksi Tribun Kaltim
PRAKTIK prostitusi kini mulai marak di sekitar Ibu Kota Nusantara, Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
Maraknya prostitusi atau Pekerja Seks Komersial (PSK) ini sebenarnya sudah diprediksi sejak megaproyek Ibu Kota Negara (IKN) baru di Sepaku dimulai.
Seiring dengan semakin masifnya pendatang masuk ke wilayah IKN, Sepaku,maka akan muncul persoalan sosial di masyarakat, diantaranya praktik prostitusi.
Penelusuran Tribun Kaltim, perempuan penjaja kenikmatan seksual itu kebanyakan datang dari luar Kalimantan Timur.
Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa, Sulawesi, dan ada juga Balikpapan.
Baca juga: Nasib Samarinda Pasca Bebas Tambang
Faktanya, dari giat penertiban yang dilakukan Satpol PP Kabupaten PPU, puluhan perempuan yang diduga kuat sebagai PSK diamankan dan dipulangkan ke daerah asalnya.
Menariknya, para PSK ini menjajakan diri tidak secara langsung, melainkan lewat aplikasi perkenalan yang populer di masyarakat.
Menurut pengakuan salah seorang PSK kepada Tribun Kaltim, target pelanggan mereka adalah pekerja proyek IKN. Ibarat kata semakian banyak permintaan (demand), maka perlu supplay (penawaran).
Hal inilah yang menjadi daya tarik para PSK dari luar daerah masuk ke daerah Sepaku, lokasi pembangunan IKN.
Bagi mereka, IKN sebagai "lahan baru" karena tingginya permintaan dari kalangan pekerja proyek.
Imbasnya, praktir prostitusi marak di sekitar IKN, bahkan ada mulai masuk area IKN. Bisa dikatakan prostitusi “menggoda” IKN.
Meski diakui, di balik praktik prostitusi yang mereka lakukan terselip rasa takut yang terus membayangi.
Ada rasa khawatir terhadap penyakit menular seksual seperti HIV, sifilis, gonore, dan hepatitis.
Kesadaran akan bahaya ini membuat mereka mengambil sejumlah langkah perlindungan secara mandiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250421_Gratispol-di-Kaltim.jpg)