Salam Tribun
Prostitusi 'Menggoda' IKN
PRAKTIK prostitusi kini mulai marak di sekitar Ibu Kota Nusantara, Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
Penulis: Sumarsono | Editor: Briandena Silvania Sestiani
Kawasan IKN kini terus berkembang dan menjadi tujuan pendatang. Dampaknya, menurut pengamat sosial Unmul, Sri Murlianti, IKN akan semakin metropolis-individualis, persoalan-persoalan seperti ini akan segera dipandang sebagai masalah masing-masing individu, kontrol sosial yang kuat sulit diterapkan pada pendatang yang asing dan datang dalam jumlah yang massif.
Meskipun prostitusi sudah ada sejak zaman dahulu dan sulit diberantas sepenuhnya, namun pemerintah tetap perlu mengendalikannya agar tidak menyebar luas dan merusak tatanan sosial.
Apalagi IKN saat masih proses pembangunan dan penataan menjadi kota modern pintar berwawasan lingkungan dan berbudaya.
Sebelum makin marak, perlu ketegasan pemerintah dan aparat hukum untuk menertibkan praktik prostitusi di IKN, sehingga marwah Ibu Kota Nusantara sebagai tempat Istana simbol Negara Republik Indonesia akan tetap terjaga. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250421_Gratispol-di-Kaltim.jpg)