Opini
Menjaga Denyut Ekonomi Perbatasan: Refleksi Peredaraan Rupiah di Kalimantan Utara
Akhir tahun selalu menjadi periode yang unik bagi lanskap ekonomi Indonesia, tidak terkecuali di Kalimantan Utara ( Kaltara ).
Dengan masyarakat yang semakin paham, ketergantungan atau penggunaan mata uang asing di wilayah perbatasan (seperti Nunukan dan Sebatik) dapat diminimalisir, sehingga stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga di bawah naungan mata uang tunggal, Rupiah.
Meskipun penggunaan sistem nontunai terus didorong, ketergantungan pada uang tunai di akhir tahun tetap tinggi, yang menunjukkan bahwa ekonomi riil di pasar-pasar tradisional Kaltara masih sangat berdenyut kencang.
Baca juga: Bank Indonesia Balikpapan Bakal Hadirkan Edukasi Cinta Rupiah di Mata Pelajaran PAUD hingga SMP
Dampak ekonomi dari sinergi antara ketersediaan likuiditas dan edukasi ini sangat terasa di Kaltara.
Pertama, terjaganya kelancaran sistem pembayaran memastikan tidak ada hambatan dalam rantai pasok barang dan jasa.
Kedua, masyarakat semakin terlindungi dari risiko peredaran uang palsu berkat meningkatnya pemahaman terhadap ciri-ciri keaslian uang.
Ke depan, tantangan ekonomi wilayah ini akan semakin kompleks. Namun, dengan fondasi sistem pembayaran yang terjaga dan masyarakat yang semakin paham akan nilai Rupiah, kita boleh optimis bahwa stabilitas ekonomi Kaltara akan tetap kokoh di tengah transisi menuju ekonomi digital yang lebih inklusif. (*)
*) Direktur Politeknik Bisnis Kaltara/ Anggota Forum Komunikasi Akademisi Penulis Populer Kebijakan BI
| Pengabdian Panjang di Titik Terakhir: Mundur dari Sekretaris YJI Kaltim setelah 24 Tahun Menjabat |
|
|---|
| Rupiah Bukan Sekadar Uang, Ini Makna Kedaulatan di Setiap Transaksi |
|
|---|
| Di Balik Pengangkatan Sekda Neneng Chamelia: Penerapan Manajemen Talenta untuk Promosi Jabatan |
|
|---|
| Catatan 40 Tahun Berkarir sebagai PNS: Merintis Camat Babulu hingga Dua Jabatan Kepala Dinas Baru |
|
|---|
| Menatap Masa Depan ASN Status PPPK: Imbas TKD Turun, Ancaman PHK pada 2027? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Ana-Sriekaningsih.jpg)