Opini
Pengaruh Sosial Media terhadap Perilaku Masyarakat
Belakangan ini saya amati maupun melihat dengan tidak sengaja, muncul di beranda akun sosial media, baik TikTok, Instagram, Facebook, dan Youtube.
Menurut pandangan saya, memang konten tersebut bisa viral. Hanya saja konten tersebut tetap memiliki dampak negatif yang luar biasa.
Apalagi kalau hanya menonton tidak utuh. Dari tayangan tersebut di awal, memang nampak adegan yang menyesakkan dada.
Bagaimana tidak, seorang wanita tega menyiram air panas kepada ibunya. Ini konten yang sangat tidak mendidik, walaupun di akhir adegan sebenarnya mau buat konten lucu-lucuan atau komedi.
Belajar dari peristiwa penayangan konten tersebut, memang perlu segera difikirkan adanya lembaga yang memiliki kewenangan untuk memantau konten yang bisa merusak masa depan warga masyarakat.
Tetapi yang menjadi masalah apakah lembaga tersebut akan mampu mengawasi produksi konten setiap hari yang saya yakin jumlahnya bukan jutaan, puluhan juta, tetapi khusus di Indonesia saja barangkali jumlah konten yang diproduksi masyarakat jumlahnya ratusan juta.
Karena itu, tindakan yang cepat dan tepat bisa dilakukan oleh pemerintah adalah bekerjasama dengan berbagai pihak untuk memberikan pendidikan atau edukasi kepada masyarakat, bagaimana membuat konten yang produktif, yang dapat memberikan manfaat untuk kemajuan warga masyarakat. (*)
*) Mantan Kepala Biro Humas dan Kepala Diskominfo, serta mantan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Prov Kaltim, dan mantan Pjs. Bupati Kutai Timur.
| Pertamax Naik, Pukulan Telak Bagi Masyarakat Kelas Menengah |
|
|---|
| Memahami Modus Operandi Begal via Teori Pilihan Rasional dan Aktivitas Rutin |
|
|---|
| Membaca Pikiran Anderiy Syachrum: Kejutan Gerbong Baru, Kabinet Ramping, dan Formula Menuju PON 2028 |
|
|---|
| Benalu di Balik Jubah Suci |
|
|---|
| Koperasi Merah Putih: Jangan Terjebak pada Gedung, Bangunlah Ekosistemnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Jauhar-Effendi-terbaru-y.jpg)