Longsor di Samarinda
5 Kali Longsor di Jalan M Said Samarinda, Penghuni Kos Panik
Hujan deras yang melanda Kota Samarinda, Kalimantan Timur, kembali memicu bencana longsor.
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Hujan deras yang melanda Kota Samarinda, Kalimantan Timur, kembali memicu bencana longsor.
Kali ini, peristiwa terjadi di Jalan M. Said, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Rabu (17/9/2025).
Longsor yang sudah lima kali terjadi di lokasi tersebut membuat penghuni kost panik, bahkan menyebut longsor kali ini yang terparah.
Sebuah bangunan berbentuk bangsal yang dihuni enam kepala keluarga tertimpa material longsor berupa tanah dan bebatuan besar.
Baca juga: Longsor di Sempaja Selatan, BPBD Samarinda Minta Warga di Area Rawan Mengungsi
Meski tak ada korban jiwa, satu unit sepeda motor rusak total setelah tertimpa batu berukuran besar.
Dinda (20), salah seorang penghuni kos, mengaku syok dengan musibah tersebut.
Ia menuturkan saat kejadian terdengar suara gemuruh dari belakang bangunan sebelum tanah dan batu besar runtuh menghantam.
“Tadi lagi di dalam, terdengar tu suara gitu, langsung tiba-tiba tanah dan batu ada di depan. Kami semua di sini pun bisa keluar, untungnya tidak ada anak-anak yang main di teras, hanya motor yang hancur,” katanya.
Baca juga: Longsor di Samarinda Kaltim, Camat Aditya Siagakan Aparat hingga Minta Rekayasa Teknis
Mahasiswi Ilmu Pemerintahan itu juga menyesalkan motornya hancur tertimpa batu.
Padahal kendaraan itu merupakan sarana utama untuk kuliah dan bekerja sebagai guru privat.
“Tu kendaraan utama saya untuk kuliah dan bekerja sebagai guru privat. Saya benar-benar kaget, sempat menangis juga,” ungkapnya.
Dinda menambahkan, longsor sudah lima kali terjadi di kawasan tersebut.
Baca juga: 2 Faktor jadi Pemicu Utama Longsor di Samarinda Kaltim, Ada Belasan Titik Rawan
Namun, peristiwa kali ini disebutnya yang terbesar hingga membuat kerugian lebih besar bagi penghuni kost.
Ia berharap pemerintah segera turun tangan memberikan bantuan serta memperhatikan keamanan lingkungan sekitar.
“Kami butuh bantuan, terutama untuk perbaikan kerusakan. Keamanan lingkungan juga harus jadi perhatian, supaya kejadian seperti ini tidak terus terulang,” tutupnya.
| Rumah Bergeser, Warga Samarinda Selamatkan Kendaraan dan Kucing |
|
|---|
| Longsor Lagi di Jalan Pattimura Samarinda, BPBD Rekomendasi Titik Rawan ke Pemprov Kaltim |
|
|---|
| Longsor di Samarinda, Jalan Dayak Bedeng Perumahan Unmul Terisolasi |
|
|---|
| Pasca Longsor di Perumahan Graha Indah, Lurah Air Putih Lapor ke Andi Harun untuk Penanganan |
|
|---|
| Takut Terjadi Longsor Susulan, Korban Terdampak Ngungsi ke Rumah Tetangga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250917_Kondisi-longsor-di-kawasan-Jalan-di-Jalan-M-Said-Kelurahan-Lok-Bahu-Samarinda.jpg)