Sabtu, 25 April 2026

Berita Samarinda Terkini

WFH Samarinda Capai Kepatuhan 99 Persen, Hemat BBM dan Turunkan Emisi

WFH Samarinda menunjukkan hasil positif, kepatuhan ASN hampir sempurna dan efisiensi energi meningkat

TRIBUNKALTIM.CO/Sintya Alfatika Sari
UJI WFH ASN - Wali Kota Samarinda Andi Harun menguji respons ASN melalui panggilan telepon dan video call WhatsApp saat pelaksanaan WFH, Jumat (24/4/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI) 

“Mudah-mudahan hanya karena belum tuntas pemahaman mereka terhadap sistem atau dashboard ini, bukan karena tindakan yang disengaja,” katanya.

Pengawasan Digital dan Respons ASN

Di sisi lain, keberhasilan sosialisasi kebijakan WFH mulai terlihat dari respons cepat ASN terhadap sistem pengawasan.

Bahkan, Andi Harun sempat menguji dua ASN secara acak melalui panggilan video WhatsApp.

“Saya menguji dua ASN. Pada saat kita telepon, panggilan pertama yang bersangkutan sudah mengangkat, bahkan melalui video call. Artinya pegawai-pegawai ini sudah tahu aturannya,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini tidak hanya mendorong kepatuhan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif ASN.

Baca juga: Viral! Jasad Mengapung di Sungai Mahakam Samarinda Bikin Heboh

“Kita terjemahkan dalam dua hal. Satu, menggerakkan kepatuhan. Yang kedua, menumbuhkan kesadaran. Patuh dan sadar itu bersifat positif,” jelasnya.

Efisiensi Energi dan Dampak Lingkungan

Dari sisi efisiensi, data pekan kedua menunjukkan capaian yang semakin konkret. Penghematan BBM tercatat sebesar 1.178,85 liter dalam satu hari pelaksanaan WFH.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 83 kali perjalanan pulang-pergi Samarinda–Balikpapan menggunakan mobil pribadi, dengan asumsi konsumsi 14 kilometer per liter.

Selain itu, total penghematan biaya mencapai Rp18.136.359 yang berasal dari efisiensi BBM sebesar Rp13.586.603, listrik Rp4.227.606, dan air Rp322.150.

Nilai tersebut bahkan diilustrasikan setara dengan pembiayaan operasional sekitar 8 siswa sekolah dasar negeri atau 6 siswa sekolah menengah pertama negeri selama satu tahun.

Baca juga: Viral! Jasad Mengapung di Sungai Mahakam Samarinda Bikin Heboh

Dari sisi lingkungan, kebijakan ini juga berkontribusi pada penurunan emisi karbon sebesar 4.733,79 kilogram CO2e, setara dengan kemampuan penyerapan sekitar 217 pohon dewasa dalam setahun.

Produktivitas Tetap Terjaga

Lebih jauh, Andi Harun menegaskan bahwa produktivitas ASN tetap terjaga meski bekerja dari rumah, karena seluruh aktivitas dapat terpantau secara digital.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved