Polemik Transportasi Online

Waspada! Puluhan Satgas Driver Go-Jek Matikan Aplikasi, Ini Alasannya

Kembali terjadinya ketegangan antara driver angkutan online dan konvensional di Balikpapan.

Waspada! Puluhan Satgas Driver Go-Jek Matikan Aplikasi, Ini Alasannya
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Ratusan sopir angkot meluruk ke kantor Go-Jek di Jalan MT Haryono Balikpapan usai menggelar demonstrasi di kantor DPRD Balikpapan, Rabu (18/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kembali terjadinya ketegangan antara driver angkutan online dan konvensional di Balikpapan, membuat Satgas Go-Jek memutuskan tak mengaktifkan aplikasi mereka.

Hal itu dikemukan salah satu penasehat Satgas Go-Jek kepada Tribunkaltim.co, Rabu (1/11/2017).

"Kami (Satgas) sepakat menon-aktifkan aplikasi hari ini, untuk mengawasi kondisi di lapangan. Apabila driver mengalami intimidasi dari rekan-rekan konvensional," kata Penasehat Satgas Gojek yang enggan namanya dipublikasikan.

Untuk diketahui, Satgas tersebut terbentuk baru sekitar 2 pekan.

Baca: Driver Go-Jek dengan Angkot Nyaris Bentrok, Ini Kata Polisi

Baca: Menggetarkan Hati, Pria Ini Wafat dengan Kondisi Tersenyum, Ternyata Begini Semasa Hidupnya

Baca: Tanpa Wakil, Jokowi Akan Nikahkan Sendiri Kahiyang dengan Bobby

Keberadaan Satgas tersebut di luar dari struktur manajemen aplikasi Go-Jek.

"Terbentuk dari kesadaran para driver, lantaran menyangkut keamanan mereka beroperasi. Ada ketua, sekretaris dan bendaharanya. Juga beberapa Penasehat, yang merupakan driver senior," urainya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help