Berita Eksklusif

Caleg tak Lolos ke Parlemen Minta Kembali Uang DP, Kaget Pemilih Beralih Jelang Pencoblosan

Proses rekapitulasi suara hasil Pemilu serentak 2019 masih berlangsung di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Caleg tak Lolos ke Parlemen Minta Kembali Uang DP,  Kaget Pemilih Beralih Jelang Pencoblosan
Grafis/TRIBUNKALTIM
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Proses rekapitulasi suara hasil Pemilu serentak 2019 masih berlangsung di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Pantauan Tribun Kaltim, tiap lokasi penghitungan masih dipenuhi para saksi dari partai politik (Parpol) maupun saksi calon legislatif (Caleg).

Para caleg tampak tegang menunggu penghitungan suara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun, hasil penghitungan suara Pemilu Legislatif (Pileg) di masing-masing parpol sudah mulai terungkap nama-nama caleg yang lolos ke DPRD Kota maupun DPRD Provinsi Kaltim.

Beberapa pesan berantai di media sosial yang berisikan klaim suara caleg yang lolos cukup meresahkan beberapa caleg lain yang tidak masuk dalam list nama tersebut. Hal ini pun membuat caleg bermodal besar resah.

Pascapencoblosan Pilpres 2019 Jokowi dan Zulkifli Hasan Bersua di Istana, Begini Respon Politisi PKS

Hasil Real Count Hari Ini, Kamis (25/4/2019) Pukul 04.00 WIB, Data Masuk 31.8% Siapa Paslon Terkuat?

Mata Najwa Tadi Malam, Jokowi Tanggapi People Power, Tuduhan Curang, hingga Ucapan 22 Negara

Sebagian dari mereka kecewa dengan tim pemenangan maupun masyarakat yang telah diberi maupun dijanjikan sejumlah uang.

Kasus menarik Tribun temui di salah satu RT wilayah Balikpapan Kota. Menurut pengakuan warga yang enggan disebut namanya, caleg yang sebelumnya memberikan uang tanda muka (DP) untuk bantuan masyarakat jika memilihnya mendadak diminta kembali.

REKAPITULASI — Petugas PPK di Kecamatan Bontang Selatan menghitung perolehan suara hasil Pemilu 2019 kemarin. Berada di ruangan berhimpit dengan kotak suara dan saksi-saksi Parpol tanpa pendingin ruangan membuat ruangan terasa sesak.
REKAPITULASI — Petugas PPK di Kecamatan Bontang Selatan menghitung perolehan suara hasil Pemilu 2019 kemarin. Berada di ruangan berhimpit dengan kotak suara dan saksi-saksi Parpol tanpa pendingin ruangan membuat ruangan terasa sesak. (tribunkaltim.co/Ichwal Setiawan)

"Di awal caleg tersebut menyerahkan uang Rp 8 juta sebagai bentuk komitmen. Nanti kalau suara yang didapat mutlak akan ditambah lagi menjadi Rp 20 juta. Tapi kemarin setelah coblosan kok uangnya diminta kembali," ungkapnya kepada Tribun, Rabu (24/4).

Tribun sempat menanyakan, apakah jumlah suara yang diperoleh caleg tersebut tidak sesuai harapan?

Warga tersebut mengatakan, memang tidak sesuai dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang ada di RT.

KPU Pusat Sarangkan Pemilu Berikutny Pakai Sistem E-Voting, E-Counting dan E-Rekap.

Aneka Tingkah Caleg Gagal, Stres dan Bakar Kotak Suara Hingga Tagih Janji Timses

Berhembus Pemilu Ulang Pilpres 2019, 3 Pakar Hukum Tata Negara Bersuara, Mahfud MD Beri Syarat Ini

"Banyak warga yang mencoblos caleg lain. Mungkin mereka tidak tahu, karena memang tidak diberitahu," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved