Fakta Lain di Balik Jembatan Kukar Ambruk 2011 Lalu, Roboh Hanya dalam 20 Detik, Puluhan Orang Tewas

Ada sejumlah fakta lain di balik peristiwa jembatan Kukar ambruk tahun 2011 silam

Editor: Doan Pardede

1. Jumlah korban tewas lebih dari 20 orang

Jembatan Kutai Kartanegara (lama) yang membentang di atas Sungai Mahakam, Tenggarong, Kukar, Kaltim, ambruk ke Sungai pada tanggal 26 November 2011 pukul 16.20 Wita. Puluhan kendaraan bermotor ikut tenggelam, dan mengakibatkan 24 orang tewas dan puluhan luka-luka. (Tribun Kaltim/Dwi Ardianto)

Pada tanggal 26 November 2011 pukul 16.30 waktu setempat, Jembatan Kutai Kartanegara ambruk dan roboh

Puluhan kendaraan yang berada di atas jalan jembatan tercebur ke Sungai Mahakam.

Lebih dari 20 orang tewas dan puluhan luka-luka akibat peristiwa ini dan dirawat di RSUD Aji Muhammad Parikesit

Diduga robohnya jembatan ini akibat pengenduran kabel penahan jembatan yang sedang dalam perbaikan, tetapi arus lalu lintas malah tidak dialihkan.

Satu korban kembali ditemukan pada, Senin (19/12/2011) dengan demikian jumlah korban tewas akibat ambruknya jembatan Kartanegara yang sudah ditemukan menjadi 23 orang.

"Korban ditemukan pukul 10.30 Wita tadi dalam kedaan mengapung di permukaan sungai Mahakam, 50-60 meter dari sekitar jembatan. Kondisinya sudah rusak dan mengembung. Wajah tak bisa dikenali, kulit korban juga mengelupas," ujar Kepala Bagian Humas Polres Kutai Kartanegara I Nyoman Subrata seperti dilansir Kompas.com.

Saa itu, masih ada jenazah korban yang belum bisa diidentifikasi dan masih dinyatakan sebagai Mr X.

Identifikasi akan dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Timur.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved