Rabu, 13 Mei 2026

Dishut Kaltim Edukasi Antisipasi Karhutla di Paser, Singgung Lokasi dan Penyebab Kebakaran

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) lakukan sosialisasi Kebakaran Hutan dan lahan ( Karhutla ) di Kabupaten Paser

Tayang:
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Akli selaku Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Dishut Kalimantan Timur, mengatakan sosialisasi Karhutla di Paser ini dalam rangka pengendalian karhutla yang dilakukan setiap instansi. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) lakukan sosialisasi Kebakaran Hutan dan lahan ( Karhutla ) di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur.

Sosialisasi tersebut dalam rangka Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkalhutra) serta meningkatkan koordinasi peran dan fungsi Satgas Karhutla di wilayah Kalimantan Timur.

Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel swasta yang ada di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur pada Kamis, (3/12/2020).

Peserta yang hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, meliputi perwakilan dari Polres, Kodim 0904, BPBD, Kejaksaan Negeri Paser serta tamu undangan sosialisasi Karhutla.

Baca juga: Pjs Bupati Kutim Sebut Kerugian Karhutla di Indonesia Tahun Lalu Capai Rp 72,9 Triliun

Baca juga: Banjir, Longsor dan Karhutla Jadi Prioritas Penanggulangan Bencana di Samarinda

Baca juga: Meski Masih Terjadi Karhutla, Bencana Kabut Asap di Kutai Barat Hampir tak Ada

Akli selaku Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Dishut Kalimantan Timur, mengatakan sosialisasi Karhutla di Paser ini dalam rangka pengendalian karhutla yang dilakukan setiap instansi.

Akli menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini merupakan implementasi dari rakor yang dilaksanakan pada 25 agustus lalu.

"Implementasi dari rakor Agustus lalu yaitu dengan melakukan sosialisasi di setiap kabupaten dan hari ini di Kabupaten Paser merupakan tempat ketiga pelaksanaan sosialisi tersebut berlangsung," jelas Akli.

Selain itu, Akli menjelaskan puncak kebakaran hutan dan lahan hanya terjadi pada bulan Januari hingga April yang lalu tahun 2020 ini.

Baca juga: OPD di Paser Diintruksikan Pasang Iklan Pilkada Aman dan Karhutla

Baca juga: BPBD Kutim Bentuk Relawan Peduli Karhutla, Ajak Masyarakat Ikut Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Menurut pantauan dari Dishut Kalimantan Timur, kebakaran terjadi hanya pada bagian lahan, bukan pada kawasan kebanyakan, karena masyarakat sendiri yang membuka lahan di titik-titik tertentu.

Akil juga menjelaskan, terkait gladi posko yang rutin dilakukan tiap tahunnya sedangkan di tahun ini ditiadakan karena masa pandemi Corona sekarang ini.

"Biasanya kami selalu melakukan kegiatan gladi posko dengan merangkul semua lembaga dan instansi yang nantinya diberikan pelatihan terkait penanganan Karhutla," imbuhnya.

Karhutla di Penajam Paser Utara beberapa waktu lalu
Karhutla di Penajam Paser Utara beberapa waktu lalu (TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI)

Dalam menangani Karhutla, instansi terkait harus aktif melakukan patroli.

Selain itu, perlu juga adanya keterlibatan semua golongan melalui Masyarakat Peduli Api (MPA).

Baca juga: Enam Posko Karhutla Telah Dioperasikan BPBD Berau untuk Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Selain patroli, Akli mengimbau instansi pengendali karhutla untuk mengoptimalkan monitoring titik api.

Jika terjadi kebakaran nantinya MPA akan ikut melaporkan ke kita.

Baca juga: Dukung Penanggulangan Karhutla di Kaltim, Makmur HAPK Hadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

Baca juga: Hukuman Harus Seberat-beratnya, PT Pranaindah Gemilang Didenda Rp 238 M Terkait Karhutla di Ketapang

Penangangan Karhutla merupakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 tahun 2020, yang ditindaklanjuti dengan pembentukan satuan tugas di tingkat Provinsi.

(TribunKaltim.co/Syaifullah Ibrahim)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved