Breaking News:

APBD Kukar Rp 3,6 Triliun, Ketua DPRD Abdul Rasid Merasa Optimis sebab Dapat Dioptimalkan

Penyusunan APBD Kukar 2021, nilainya tak berubah dari R-APBD 2021. Yakni Rp 3,6 triliun.

Penulis: Sapri Maulana | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SAPRI MAULANA
Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, saat memimpin rapat paripurna pengesahan APBD 2021 belum lama ini. TRIBUNKALTIM.CO/SAPRI MAULANA 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Penyusunan APBD Kukar 2021, nilainya tak berubah dari R-APBD 2021. Yakni Rp 3,6 triliun.

Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid optimis dapat memaksimalkan anggaran yang ada.

Meskipun menurun tajam dibandingkan APBD 2020.

Proses pembangunan, kata Rasid, akan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Baca juga: Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid Apresiasi Diseminasi Terkait Fasilitasi Dewan Kebudayaan Daerah

Baca juga: Anak Buah Prabowo Bantah Tudingan Fraksi Gerindra DPRD Kukar Terima Aliran Duit Rp 100 Juta

Baca juga: DPRD Kukar Ingatkan Perusahaan Tetap Tanggung Jawab Reklamasi Pascatambang

"Disamping infrastruktur, kemudian penanggulangan banjir," kata Abdul Rasid.

Terkait penyumbang terbesar pendapatan di APBD Kukar 2021.

Dana Bagi Hasil (DBH) masih jadi juaranya. Mencapai 80-85 persen.

Masih mendominasi dari tahun ke tahun. Wajar sih, Kukar terkenal dengan produksi tambang dan migasnya.

Berbicara belanja yang memakan banyak anggaran.

Baca juga: Begini Tanggapan Ketua Komisi IV DPRD Kukar Terkait Rencana Pembelajaran Tatap Muka,Dimulai dari SMA

Baca juga: Soal Aset Unikarta, DPRD Kukar Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Kampus

Baca juga: Komisi IV DPRD Kukar Tekankan Dana Alokasi Khusus Harus Tepat Guna dan Efektif

Juga masih dipegang oleh belanja pegawai. Melihat Kukar selain sebagai penghasil tambang dan migas terbesar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved