Breaking News:

Polemik SMAN 10 Samarinda

Polemik Pemprov dengan Yayasan Melati, DPRD Kaltim Minta Gubernur Isran Noor Segera Temukan Solusi

Polemik SMAN 10 Samarinda masih terus bergulir. Meskipun begitu Pemerintah maupun DPRD memiliki salah satu solusi

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/JINO KARTONO
Ketua komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya'qub usai hadiri RDP dengan Disdikbud, Rabu (9/6/2021). TRIBUNKALTIM CO/JINO PRAYUDI KARTONO. 

"Menunggu keputusan gubernur. Nanti beliau beliau pak asisten menunggu asisten keputusan ada di tangan pak gubernur," ujarnya Rabu (9/6/2021).

Saat ini murid-murid yang belajar pun masih dibolehkan belajar di wilayah Kampus Melati.

Baca Juga: BREAKING NEWS Jembatan Mahkota II Samarinda Dibuka Kembali, Ganti Nama jadi Achmad Amins

Sementara itu ia mengimbau kepada orangtua maupun murid untuk tetap bersabar terkait masalah ini.

Ia menegaskan, para murid tetap belajar di kampus A sampai gedung yang ada di Kampus B jl. Perjuangan benar-benar rampung.

"Iya tidak apa-apa rencana mau dimana saja informasi lebih lanjut kita menunggu pak gubernur," ucapnya.

Serahkan Semua Keputusan ke Disdikbud

Polemik SMAN 10 Samarinda masih berlangsung. Hal ini dikarenakan pihak yayasan Melati meminta segera pihak sekolah pindah dari wilayah kampus Melati.

Hal tersebut dikarenakan dari surat disposisi yang dikeluarkan gubernur terkait pemindahan SMAN 10 Samarinda ke wilayah baru.

Kepala SMAN 10 Samarinda Sutrisno pun angkat bicara terkait polemik yang terjadi ini. Saat ini pihaknya tinggal menunggu keputusan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved