Virus Corona

78 Kali Tes Selalu Positif, Kisah Sedih Kayasan, Pria Tua yang Tak Kunjung Sembuh dari Virus Corona

Kisah Muzaffer Kayasan, pria tua di Turki yang tak kunjung sembuh dari Virus Corona cukup unik.

Editor: Doan Pardede
STR/AFP/China OUT) (AFP/STR
(ilustrasi) Seorang dokter sedang menangani pasien yang telah pulih dari infeksi virus corona (COVID-19) menyumbangkan plasma di Wuhan di Hubei, China. Sebelumnya Pejabat kesehatan China pada 17 Februari kemarin mendesak pasien yang telah pulih dari coronavirus untuk menyumbangkan darah sehingga plasma dapat diekstraksi untuk mengobati orang lain yang sakit kritis. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kisah Muzaffer Kayasan, pria tua di Turki yang tak kunjung sembuh dari Virus Corona cukup unik.

Di sela-sela menjalani kehidupan sehari-hari di Istanbul, laki-laki berusia 56 tahun itu menerima kunjungan istri, anak laki-laki, dan cucu perempuannya, Azra.

Semua dengan mematuhi protokol kesehatan.

Wajahnya tampak cerah menyambut cucu yang datang membawa mainan.

Baca juga: Terjawab! Inilah Kombinasi Vaksin Booster Terbaik untuk Tangkal Virus Corona Varian Omicron

Baca juga: Seluruh Dunia Dibohongi Soal Asal Usul Virus Corona? Terkuak Bukti Sudah Ada 3 Tahun Sebelum Pandemi

Baca juga: Kabar Buruk! Menkes Blak-blakan Ungkap Kapan Sebenarnya Virus Corona Berakhir, PPKM Masih Berlanjut

Kontak fisik tak berlangsung lama. Azra hanya berada di luar rumah untuk meminimalkan interaksi langsung dengan sang kakek.

"Saya akan bermain dengan kamu kalau sudah sehat nanti," kata Kayasan.

"Saya (sebenarnya) sudah pulih. Yang terjadi adalah, masih ada sisa-sisa virus di tubuh saya. Ini satu-satunya penjelasan mengapa hasil tes (dalam satu tahun terakhir) selalu positif. Bagi saya tak masalah, namun saya tak bisa berinteraksi secara normal dengan keluarga dekat saya," kata Kayasan kepada media.

"Ini memang menyulitkan. Karena kondisi ini pula, saya tak bisa divaksinasi," tambahnya.

Gokhan Kayasan, anak Muzaffer, mengatakan ayahnya orang selalu berpikir positif.

"Kami selalu berujar ayah adalah orang yang positif dan ternyata memang benar, ia selalu positif (terkena Covid) dan untuk saat ini tak bisa (mendapatkan hasil tes) negatif," kata Gokhan berkelakar seperti dilansir Kompas.com.

"Ayah juga mengatakan dirinya seperti terjebak di lampu merah dan tak bisa melewati lampu tersebut," imbuhnya.

Kayasan adalah penderita leukemia, kanker darah akibat tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih secara tidak normal.
Kayasan adalah penderita leukemia, kanker darah akibat tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih secara tidak normal. ((REUTERS via BBC INDONESIA))

Aturan di Turki menyebutkan seseorang yang positif terkena Covid harus menjalani isolasi selama tujuh hari.

Sejak pertama kali terinfeksi virus corona, Muzaffer dirawat di rumah sakit selama sembilan bulan dan kemudian menjalani rawat jalan selama lima bulan, menurut sejumlah media Turki.

Para dokter meyakini kondisi Muzaffer mungkin disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang melemah akibat leukemia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved