Kisruh Angkutan Batu Bara
Sudah Berlangsung Sepekan, Warga Batu Sopang Paser Masih Cegat Angkutan Batu Bara
Sudah berlangsung sepekan, warga Batu Sopang Paser masih cegat angkutan batu bara.
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Sejumlah masyarakat di Kecamatan Batu Sopang masih melakukan aksi pencegatan angkutan batu bara.
Aksi pencegatan tersebut sebagai bentuk protes warga terhadap hauling batu bara yang menggunakan jalan umum.
Hal itu dilakukan sejak 25 Desember 2023 malam hingga Senin (1/1/2024) hari ini atau sudah berlangsung sepekan.
Kapolsek Batu Sopang, Iptu Harwanto mengatakan, masih ada warga yang berjaga di pos aksi damai penolakan hauling batu bara yang sudah didirikan oleh warga.
"Masih ada emak-emak yang standby di pos jaga yang didirikan oleh warga setempat untuk melakukan pengadangan," terang Harwanto kepada Tribunkaltim.co, Senin (1/1/2024) malam.
Baca juga: Pemkab Paser Bawa Masalah Hauling Batu Bara di Batu Sopang ke Pemerintah Pusat dan Provinsi
Selama aksi pencegatan dilakukan, belum ada aktivitas angkutan batu bara yang melintas.
"Sampai saat ini belum ada truk batu bara yang melintas di Batu Kajang ini," tambahnya.
Untuk menjaga kondusivitas dan keamanan wilayah, pihaknya juga gencar melakukan patroli setiap harinya.
Seperti yang dilakukan pada malam pergantian tahun 2023 kemarin, Kapolsek Batu Sopang bersama Danramil Batu Sopang melakukan patroli ke beberapa titik.
"Alhamdulillah, sampai sekarang kondisi masih aman, tidak ada tindakan kekerasan karena itu yang selalu kami tekankan agar tidak ada tindakan anarkis di situ," ulasnya.
Baca juga: Kisruh Angkutan Batu Bara di Batu Sopang Paser, Para Sopir Minta Solusi ke Pemerintah
Saat disinggung soal kapan masyarakat berhenti melakukan aksi pencegatan angkutan batu bara, Harwanto belum bisa memberi keterangan lebih lanjut.
"Belum monitor kalau soal itu, yang jelas sejak aksi pengadangan itu belum ada truk angkutan batu bara yang melintas" pungkas Kapolsek Batu Sopang. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240101_Pos-aksi-damai-penolakan-hauling-batu-bara-Kabupaten-Paser.jpg)