Breaking News

IKN INSIGHT

Green Pesantren

Hal yang membedakan dari kemitraan yang lain adalah ketiga organisasi ini melakukan penggalangan dukungan publik selain sektor swasta.

Editor: Fransina Luhukay
HO
Myrna Safitri, Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN 

Oleh: Myrna Safitri

Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN

 

TRIBUNKALTIM.CO - Pembangunan lingkungan hidup di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan lebih berhasil manakala kesadaran terhadap lingkungan yang baik dan sehat dimiliki setiap warga. Karena itu, melengkapi berbagai upaya menyusun kebijakan, program dan teknologi yang dilakukan OIKN, kemitraan dengan berbagai fihak menjadi keniscayaan pula.

Menutup tahun 2023 lalu, upaya kemitraan reforestasi di IKN dilakukan antara lain dengan pembangunan Miniatur Hutan Hujan Tropis. Tiga perusahaan nasional dan multinasional bekerja sama untuk melakukan transformasi eks areal hutan tanaman menjadi ekosistem dengan struktur mendekati hutan tropis Kalimantan.

Melanjutkan upaya ini, mengawali tahun 2024, Kedeputian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN menggagas pembangunan green pesantren. Berlokasi di Pondok Pesantren Hidayatullah Pemaluan, program green pesantren bertujuan merevitalisasi pesantren sebagai agen perubahan sosial dan lingkungan.

Baca juga: Ruang Hijau Inklusif di Ibu Kota Nusantara

Baca juga: Kota Netral Karbon

Program Green Pesantren di IKN yang pertama dilakukan melalui kerja sama dengan Katadata Green, Benihbaik.com dan Jejakin. Hal yang membedakan dari kemitraan yang lain adalah ketiga organisasi ini melakukan penggalangan dukungan publik selain sektor swasta dalam pelaksanaan program ini.

Presiden Joko Widodo menyerahkan sebatang bibit pohon untuk ditanam di lokasi yang akan dijadikan areal agroforestri di Pondok Pesantren Hidayatullah Pemaluan. Tidak hanya kegiatan penanaman pohon, dalam program Green Pesantren juga akan dilakukan pembangunan fasilitas pemanenan air hujan (rainwater harvesting), pengelolaan air seperti halnya sisa air wudhu, pemasangan instalasi solar panel dan pengelolaan sampah berkelanjutan. Kemudian potensi ekowisata juga menambah daftar rencana kegiatan dengan memanfaatkan embung alami dan hutan sekunder yang ada.

Baca juga: Nusantara AgriFest

Hal esensial lain dari program ini adalah transformasi pendidikan. Para siswa/santri sedini mungkin diperkenalkan dengan alam dan berbagai bentuk green jobs. Metode dan materi pembelajaran dapat diarahkan untuk mencetak siswa yang mempunyai karakter kepemimpinan serta cinta lingkungan dan sesama. Ini akan menjadi modal penting dalam kualitas sumber daya manusia masa depan.

Pondok Pesantren Hidayatullah sudah sangat dikenal di Kaltim. Institusi ini pernah menerima penghargaan Kalpataru pada pertengahan tahun 1980an. Ini sudah menunjukkan bukti bahwa Pesantren ini sejatinya sudah memiliki "DNA" sebagai sebuah green pesantren.

Kami mensyukuri terjalinnya kemitraan ini. Sebuah kolaborasi yang baik untuk membentuk gerakan lingkungan masyarakat di IKN. Dengan itu maka tujuan IKN sebagai Kota Dunia untuk Semua menjadi mungkin dilaksanakan. Semoga dukungan lebih luas dan lebih kuat terus mengalir pada ikhtiar kebaikan ini.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved