Tribun Kaltim Hari Ini

Pemkot Samarinda Siapkan Probebaya Award, Penilaian Berjenjang dari Kelurahan hingga Kota

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan semangat warga, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan menggelar Probebaya Award di bulan Agustus mendatan

Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI
Agenda Kick OFF Kegiatan Probebaya Samarinda Tahun Anggaran 2024 di Crystal Ballroom Hotel Mercure Kota Samarinda bersama seluruh Pokmas dari 10 kecamatan Samarinda sore ini, Jumat (17/5/2024). 

SAMARINDA, TRIBUN - Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) Kota Samarinda memasuki tahun ketiga pelaksanaannya.

Di bawah kepemimpinan Walikota Samarinda Andi Harun, program ini telah menunjukkan hasil yang positif.

Hal ini ditandai dengan semakin aktifnya peran masyarakat dalam membangun lingkungan, khususnya di lingkup Rukun Tetangga (RT).

Baca juga: DPRD Sebut LPJU Hasil Probebaya di Loa Bakung Samarinda tak Sesuai Spesifikasi

Diketahui, program ini memastikan sebanyak 1.992 RT se-Kota Samarinda mendapatkan alokasi anggaran Rp 100 Juta per RT setiap tahun untuk melakukan pembangunan yang dipertanggungjawabkan, sesuai dengan Perwali No 11 tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Probebaya Kota Samarinda.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan semangat warga, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan menggelar Probebaya Award di bulan Agustus mendatang. Penghargaan ini diberikan kepada RT-RT yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pelaksanaan Probebaya selama di tahun 2023.

Sekretaris Daerah (Setda) Kota Samarinda melalui Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), Arif Surochman menjelaskan bahwa penilaian Probebaya Award akan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan hingga kota.

"Penilaian tidak hanya sekedar melihat infrastruktur yang dibangun, tetapi juga bagaimana peran masyarakat dalam memelihara dan mengawasinya. Hal ini menunjukkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap infrastruktur tersebut," ujar Arif pada TribunKaltim (28/5/2024).

Arif menambahkan bahwa Probebaya telah membawa perubahan positif bagi masyarakat Samarinda. Di tahun pertama program ini diluncurkan, masyarakat mulai tergerak untuk mengidentifikasi masalah di lingkungan mereka, merencanakan program, dan menyelesaikannya secara mandiri.

Baca juga: Probebaya Sungai Kunjang Samarinda Capai Rp32 Miliar

"Masyarakat semakin guyub dan mandiri dalam membangun lingkungan mereka. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya RT yang aktif dalam Probebaya dan menunjukkan hasil yang memuaskan," jelas Arif.

Di samping itu juga, dijelaskan Arif bahwa Pemkot Samarinda juga mendampingi masyarakat dalam pelaksanaan Probebaya. Monitoring dan evaluasi secara berkala dilakukan untuk memastikan program ini berjalan dengan efektif dan mencapai tujuan yang diharapkan.

“Sifatnya kita selalu mendampingi mereka dalam koordinasi jika memang selama ini ada kendala di mereka, kita membantu mencari solusi,” ujarnya. Nantinya, penilaian akan dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan. Indikator penilaian meliputi keberlanjutan program, partisipasi warga, dan manfaat infrastruktur yang dibangun.

“Karena berjenjang mulai dari tingkat kelurahan hingga kota, apalagi ada ribuan RT. Mulai di awal bulan depan (Juni), dan pemberian penghargaan di bulan Agustus,” pungkasnya. (snw)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved