Berita Samarinda Terkini
Ketua Komisi I DPRD Samarinda Minta Pemkot Awasi Ketat Jukir Liar karena Meresahkan Warga
Maraknya aksi premanisme oleh juru parkir (jukir) liar di Kota Samarinda semakin meresahkan masyarakat
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Maraknya aksi premanisme oleh juru parkir (jukir) liar di Kota Samarinda semakin meresahkan masyarakat
Terlebih saat adanya aksi perusakan kendaraan oleh jukir liar di salah satu gerai makanan, yang sempat viral beredar di media sosial beberapa waktu lalu.
Tindakan tegas pun dilakukan oleh tim gabungan dari kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Samarinda. Beberapa pelaku telah diamankan dan diberi peringatan keras.
Sejak itulah, sejumlah kawasan yang menjadi sarang aktivitas jukir liar, seperti fasilitas umum, pusat perbelanjaan, dan tempat kuliner populer, kini menjadi target operasi.
Sebelumnya, persoalan ini sudah disorot oleh legislatif Samarinda melalui Ketua Komisi I DPRD Samarinda Joha Fajal.
Menurutnya, keberadaan jukir liar memang telah lama meresahkan masyarakat.
Baca juga: Mie Gacoan Buka Cabang Baru, Dishub Samarinda Imbau Masyarakat Tolak Aktivitas Jukir Liar
Baca juga: Jukir Liar Jadi Momok di Samarinda, Petugas Dishub Amankan 4 Tukang Parkir Ilegal di Gerai Me Gacoan
Untuk itu, ia mendukung penertiban yang digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
"Kami mendukung penuh upaya penertiban ini. Jukir resmi harus ditempatkan di setiap kawasan untuk mencegah praktik pungutan liar oleh jukir liar," tegas Joha.
Berdasarkan pantauan TribunKaltim (18/8) masih saja terdapat jukir liar yang bandel beraktivitas di salah satu retail.
Padahal, terpampang tulisan parkir gratis di salah satu retail di Samarinda tersebut.
Hal ini pun juga diakui oleh Joha. Termasuk juga, Politisi Nasdem ini menyoroti maraknya aksi jukir liar di kawasan tepi Sungai Mahakam yang seringkali juga dikeluhkan.
Sebab itu, Joha berharap dengan adanya tindakan tegas ini, masalah jukir liar di Samarinda dapat segera teratasi dan kenyamanan masyarakat dapat terjamin.
"Pengawasan harus dilakukan secara rutin, intensif, untuk memberikan efek jera. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dengan melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan, kalau mengalami kejdian tidak wajar bisa segera melapor,” tutupnya.
Baca juga: Masih Pergoki Jukir Liar di Mie Gacoan, Dishub Samarinda Langsung Menindak Tegas
Mengingat banyaknya keluhan masyarakat terkait aktivitas jukir liar yang meresahkan, Dishub Samarinda pun mengaku telah meningkatkan intensitas operasi penertiban di sejumlah ruas jalan dan pusat perbelanjaan di Samarinda.
Tujuannya adalah untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan bagi pengguna jalan.
“Karena sering ada komplain dari masyarakat, sehingga akan kami sisir di beberapa titik. Nanti akan diberi arahan agar tidak lagi memungut parkir kepada masyarakat,” pungkas Didi Zulyani selaku Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan (LLJ) Dishub Samarinda. (*)
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Pemkot Petakan Ulang Sekolah Prioritas untuk Dibangun |
![]() |
---|
Astra Honda Racing Team Siap Tampil Kompetitif di ARRC Mandalika |
![]() |
---|
Dilema Terminal Bayangan Jalan APT Pranoto, Jadi Pilihan Warga Samarinda, Ditegur Satpol PP Kaltim |
![]() |
---|
Penumpang dan Pengelola Bus Anggap Terminal Bayangan Samarinda Mudahkan Akses, Harga Tiket Sama |
![]() |
---|
Sistem Tilang ETLE di Samarinda Belum Berfungsi, Ribuan Pengendara Masih Melanggar Lalulintas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.