Horizzon
Terima Kasih Pak Jokowi
Jokowi telah memberi standar bagaimana sukses melanggengkan kekuasaan adalah dengan tidak melibatkan rasa malu dan bahkan menabrak etik.
Penulis: Ibnu Taufik Jr | Editor: Syaiful Syafar
Jokowi telah memberi standar bagaimana sukses melanggengkan kekuasaan adalah dengan tidak melibatkan rasa malu dan bahkan menabrak etik.
Berangkat dari mobil ESEMKA saat berangkat, Jokowi di penghujung kekuasaannya harus menggunakan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memastikan Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi tiket bersama kesuksesan Prabowo Subianto, sehingga putra sulung Jokowi ini dilantik menjadi Wakil Presiden mendampingi Prabowo Subianto bersamaan dengan lengsernya Jokowi.
Baca juga: Epilog Kekuasaan dalam Upacara 17-an di IKN
Tak sebatas pada Gibran, candu kekuasaan yang melekat di Jokowi ini juga telah memastikan Bobby Nasution, sang menantu, menjadi Walikota Medan dan saat ini tengah mencari peruntungan di Pilgub Sumatera Utara.
Sementara si bungsu, Kaesang secara instan juga sudah menjadi orang pertama di Partai Solidaritas Indonesia (PSI), meski hujan baliho bergambar Kaesang dan Jokowi di hampir seluruh negeri tak mujarab mengantarkan PSI lolos ke Senayan.
Joko Widodo adalah guru sempurna bagi mereka yang mencari kekuasaan yang meninggalkan sisi etik.
Tuntas 10 tahun mengemban kekuasaan, Jokowi digantikan oleh Prabowo, patriot yang sudah dua kali dikalahkan dalam Pilpres, yaitu 2014 dan 2019.
Dua kali kalah dari Jokowi, Prabowo adalah orang yang paling berjasa dalam mengangkat Jokowi dari Solo dan menjadikannya sebagai Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama.
Baca juga: 3 Kebohongan Paling Epic
Prabowo adalah patriot sejati, sepanjang hidupnya didedikasikan untuk republik ini.
Karier militernya tak dirintis dari meja komando, namun dari medan pertempuran.
Gus Dur bahkan memberi kesaksian bahwa orang yang paling ikhlas untuk negeri ini adalah Prabowo Subianto.
Kini, sejak 20 Oktober 2024, Prabowo adalah presiden yang akan menahkodari republik ini.
Seluruh rakyat negeri ini menunggu bagaimana kiprah patriot sejati itu memimpin negara besar nan kaya bernama Indonesia.
Berdeda dengan Jokowi, Prabowo telah membuat standar tinggi bagaimana ia menjadi Presiden Indonesia.
Sapaannya terhadap 19 negara sahabat yang hadir dalam inaugrasi pelantikannya telah membuat kita semua bangga memiliki presiden bernama Prabowo Subianto.
Kita berharap, pride, kehormatan, harga diri, dan juga kebanggaan sebagai bangsa dan negara Indonesia akan semakin mantab di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
Selamat bekerja, Jenderal! (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ibnu-taufik-juwariyanto-pemimpin-redaksi-tribun-kaltim.jpg)