Berita Internasional Terkini
Perang Iran-Israel, Selat Hormuz di Mana? Dampak Jika Teheran Tutup Jalur Perdagangan Minyak Dunia
Perang Iran-Israel, Selat Hormuz di mana? Dampak jika Teheran menutup jalur perdagangan minyak yang vital di dunia.
Saat itu, Iran gagal total menutup Selat Hormuz, tetapi secara signifikan menaikkan premi asuransi pengiriman dan menciptakan kemacetan maritim yang mahal di jalur keluar Teluk.
Kemampuan militer Iran
Dua hari sebelum serangan udara Israel menghantam Teheran dan menewaskan Komandan Korps Garda Revolusi Iran Mayor Jendral Hossein Salami dia berkunjung ke markas Angkatan Laut di Selat Hormuz.
Ia menggambarkan Teluk Persia dan sekelilingnya sebagai salah satu zona pertahanan Iran yang kritis.
Secara spesifik, ia menunjuk pada kapal-kapal peluncur rudal yang mampu menempuh perjalanan sejauh 10 km di bawah tiga menit.
Jenderal Salami menyampaikan kapal serang cepat, kapal tempur yang lebih berat, dan rudal akan diaktifkan dalam operasi pertahanan.
Ia juga menyoroti ranjau laut penghancur kapal sebagai salah satu senjata paling menentukan dalam perang di laut.
Salami juga mengatakan drone angkatan laut telah diperluas jangkauannya dan keragamannya.
Prediksi pakar
Para ahli memperkirakan cara Iran paling efektif untuk menghentikan sekitar 3.000 kapal yang berlayar tiap bulan melalui Selat Hormuz adalah dengan menebar ranjau menggunakan kapal serang cepat dan kapal selam.
Angkatan Laut Iran dan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran berpotensi menyerang kapal perang asing dan kapal komersial.
Akan tetapi, kapal militer besar tersebut bisa juga menjadi sasaran empuk serangan udara Israel dan AS.
Kapal cepat Iran kerap dilengkapi dengan rudal anti-kapal, dan negara itu juga mengoperasikan kapal reguler, kapal perang hibrid, dan kapal selam.
Saat ini, situs pelacakan maritim yang menggunakan citra satelit melaporkan pergerakan kapal militer Iran di dekat perbatasan laut bagian selatan.
Penelitian lembaga kajian Vortexa mengindikasikan bahwa ekspor minyak mentah dari Arab Saudi mencapai sekitar enam juta barel per hari melalui jalur Selat Hormuz.
Jumlah ini melebihi pengiriman dari negara-negara lain di kawasan tersebut. China, India, Jepang, dan Korea Selatan masuk di antara importir teratas minyak mentah.
EIA memperkirakan bahwa pada 2022, sekitar 82 persen minyak mentah dan kondensat (hidrokarbon cair berkepadatan rendah yang mirip gas alam) melintasi selat menuju ke negara-negara di Asia.
Iran Minta Warganya Berhenti Pakai WhatsApp Imbas Khawatir jadi Alat Mata-mata Israel, Ini Kata Meta |
![]() |
---|
Dampak Perang Israel - Iran Bagi Indonesia, Pakar Sarankan Pemerintah Ambil Langkah-langkah Ini |
![]() |
---|
Perbandingan Kekuatan Militer Iran dan Israel yang Kini Kembali Saling Serang |
![]() |
---|
Panglima Garda Revolusi Iran Jenderal Hossein Salami Tewas, Reaksi Dunia atas Serangan Israel |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.